Bagus Panuntun Resmikan Munas II KKI, Perkuat Eksistensi Kebaya Nusantara
GERBANGPATRIOT.COM, MADIUN — Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) II Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia di Hotel Merdeka Madiun, Jumat (6/6/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah itu menjadi ajang strategis memperkuat pelestarian kain tradisional dan kebaya sebagai identitas budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Bagus Panuntun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KKI yang memilih Kota Madiun sebagai tuan rumah.
Ia menilai kehadiran para pegiat kain dan kebaya dari seluruh Indonesia membawa dampak positif bagi promosi daerah sekaligus penguatan nilai budaya nasional.
“Terima kasih kepada Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia yang telah mempercayakan Kota Madiun sebagai tuan rumah Munas II. Ini bukan sekadar pertemuan organisasi, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk melestarikan budaya dan memperkenalkan kekayaan warisan bangsa kepada generasi muda,” ujarnya.
Bagus menegaskan, komunitas seperti KKI memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi kain tradisional dan kebaya di tengah derasnya arus modernisasi.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan komunitas mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap produk budaya bangsa. “Kain tradisional dan kebaya adalah kekayaan yang harus terus kita rawat dan banggakan bersama,” katanya.
Pemerintah Kota Madiun, lanjut Bagus, berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian budaya.
Ia menilai budaya tidak cukup hanya dijaga, tetapi juga harus diperkenalkan secara luas agar tetap relevan di berbagai generasi.
“Budaya tidak cukup hanya dijaga, tetapi juga harus dikenalkan secara luas agar tetap relevan, dikenal, dan dicintai oleh masyarakat lintas generasi,” ungkapnya.
Puncak Munas II berlangsung dalam Sidang Pleno III yang membahas suksesi kepemimpinan organisasi.
Dalam forum tersebut, peserta secara demokratis kembali memilih dan melantik Drs. Erna Setianingsih sebagai Ketua Umum KKI untuk masa bakti berikutnya.
Terpilihnya kembali Erna menunjukkan tingginya kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan yang dinilai berhasil memperluas jaringan organisasi dan memperkuat gerakan pelestarian kain serta kebaya Indonesia.
Dalam pidatonya, Erna menegaskan KKI akan terus menjadi wadah pemberdayaan perempuan berbasis budaya.
“Kain dan kebaya bukan sekadar busana, tetapi identitas bangsa yang harus terus dijaga.
Melalui KKI, kami ingin perempuan Indonesia semakin berdaya, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa,” tegasnya.
Rangkaian Munas II ditutup dengan gala dinner meriah yang menghadirkan fashion show kain dan kebaya Nusantara, line dance, hingga flash mob yang melibatkan seluruh peserta.
Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat persatuan anggota KKI dari seluruh Indonesia.
Keberhasilan penyelenggaraan Munas II di Kota Madiun sekaligus menegaskan bahwa gerakan pelestarian kain dan kebaya terus berkembang, memperkuat peran perempuan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk kepengurusan KKI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta:
Ketua DPD DIY KKI Sita Damayanti
Ketua KKI DPC Kabupaten Sleman Tanti
Ketua KKI DPC Kota Yogyakarta Luky
Ketua KKI DPC Kulon Progo Woro. (ady)

