BPS Pandeglang Latih 1.272 Petugas untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang — Kepala kantor Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Pandeglang , Achmad Widiyanto membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Horison pandeglang, Rabu (10/6/2026).

Acara ini dihadiri Kapolres Pandeglang yang di wakili. Dandim Pandeglang yang di wakili serta Stap BPS jajaran. dan peserta.

Dalam pantauan Wartawan GERBANG PATRIOT.COM. Achmad Widianto menegaskan bahwa kegiatan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pandeglang.

“Achmad Widiyanto menerangkan ‘ kegiatan ini di ikuti kurang lebih 1272 Peserta yang terbagi menjadi 48.Kelas, dan di tempatkan di tiga tempat. sesuai domisili peserta. di Pandeglang tepatnya di hotel horison. Di bagi 5 kelas dibentuk tiga gelombang.di kecamatan Carita tepatnya di Hotel Mutiara.dibagi 4 kelas dibentuk 3 gelombang Dan di kecamatan Panimbang, di Vila Asoka.dibagi 7 kelas di bentuk 3 Gelombang.dan kegiatan ini dimulai sejak tanggal 9 Juni. dan ini gelombang yang terakhir.

“Kegiatan ini merupakan wujud penyatuan komitmen kita bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” terangnya

Achmad widiyanto.mengungkapkan, pelaksanaan sensus ekonomi menjadi semakin penting di tengah tren pertumbuhan ekonomi Pandeglang yang menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan data yang dirilis BPS Kabupaten Pandeglang, pertumbuhan ekonomi Pandeglang pada triwulan I tahun 2026 mencapai 7,25 persen, dimama tahun 2025 yang sebesar 5,18 persen.

Capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama sebesar 5,61 persen maupun pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten yang tercatat sebesar 5,79 persen.katanya.

“Hal ini menunjukkan adanya sinyal positif terhadap peningkatan kinerja ekonomi Kabupaten Pandeglang pada tahun 2026. Kondisi ini tentu harus dijaga dan terus ditingkatkan melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ucapnya.

Kabupaten Pandeglang memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor pertanian, dan jasa. Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian lanjut Ahmad Widiyanto pengelolaan pembangunan ekonomi yang efektif memerlukan dukungan data yang akurat dan komprehensif. Oleh karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya diharapkan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan perencanaan ekonomi daerah.

“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi komitmen bagi pemerintah dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran. Selain itu, data ini juga akan menjadi referensi penting bagi investor dan pelaku usaha dalam menentukan strategi investasi sesuai karakteristik perekonomian kabupaten Pandeglang” ungkapnya.

Karena itu, achmad widiyanto mengajak seluruh petugas sensus untuk melaksanakan tugasnya secara profesional, penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya.

“Saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta memastikan setiap data yang dikumpulkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi modal penting bagi pembangunan dikabupaten Pandeglang di masa mendatang,” pungkasnya.(denni)