Suporter PSIM Bergerak, Ribuan Fans Siap Bertapa demi Lampu Mandala Krida

GERBANGPATRIOT.COM, ‎JOGJA – Malam 1 Suro 2026 menghadirkan suasana berbeda. Ribuan suporter PSIM bersiap menggelar topo bisu sebagai simbol perjuangan menyalakan lampu stadion.

‎Aksi dijadwalkan berlangsung 16 Juni 2026 pukul 21.00 WIB. Sekitar 3.000 suporter berjalan mengelilingi Mandala Krida dengan pakaian hitam seragam.

‎Jika Kirab Pusaka Keraton sarat makna spiritual, topo bisu suporter membawa pesan berbeda. Mereka menyuarakan harapan besar untuk masa depan.
‎Dalam poster beredar luas, sejumlah tulisan kritis terpampang.

‎“PSIM Butuh Stadion”, “Mandala Adalah Kebanggaan, Bukan Korban”, menjadi sorotan utama.

‎Penggagas aksi Andre Miliran menegaskan kegiatan tersebut berlangsung damai.

‎“Kami berharap perhatian seluruh pihak terkait dan stakeholder PSIM,” ujarnya.

‎Menurut Andre, topo bisu bukan sekadar aksi simbolik. “Ini bentuk aspirasi suporter yang menginginkan solusi nyata,” katanya menambahkan.

‎Kekecewaan pendukung muncul setelah PSIM promosi ke Liga 1. Namun Mandala Krida belum memenuhi syarat kompetisi, terutama penerangan stadion.

‎Akibat kondisi tersebut, Laskar Mataram harus menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang. Situasi ini dianggap ironi menyakitkan suporter.

‎“Mandala Krida adalah rumah kami,” menjadi suara yang banyak terdengar. Bagi pendukung, stadion menyimpan sejarah dan identitas klub.

‎Malam 1 Suro nanti menghadirkan dua kirab berbeda makna. Satu membawa pusaka kerajaan, satunya membawa harapan agar lampu stadion menyala.
‎(ady)