Disperkimtan Kota Bekasi akan Rampungkan Pembangunan Kantor PCNU, MUI, DMI kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Utara
GERBANGPATRIOT.COM, Bekasi – Pemerintah kota Bekasi melalui dinas Perkimtan (Perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan) Kota Bekasi pada tahun anggaran 2026 ini tengah membangun fasilitas kantor baru PCNU, MUI dan DMI untuk wilayah kecamatan Rawalumbu dan kecamatan Bekasi Utara. Proyek konstruksi bangunan tersebut dikerjakan oleh rekanan PT Telaga Berlian Abadi dengan nilai sebesar Rp 5.718.472.000
Masyarakat yang bermukim di wilayah tersebutpun menyambut positif dan merasa senang atas kebijakan pemerintah Kota Bekasi yang membangun fasilitas kantor sekretariat baru yang nantinya untuk mempermudah dan memperlancar berbagai urusan dan lebih representative.

Kepala dinas Perkimtan Widayat Subroto Hardi kepada awak mediapun mengharapkan agar pekerjaan pembangunan kantor PCNU, MUI dan DMI tersebut dapat terlaksana dengan baik, sesuai dengan waktu yang tersedia dan sesuai perencanaan yang telah dibuat, bahkan hasilnya konstruksi bangunan nanti diharapkan dapat maksimal dan tepat mutu dan tepat biaya.
Lebih jauh terkait teknis pelaksanaan konstruksi bangunan tersebut, Didi Suyanto sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dalam proyek tersebut di ruang kerjanya menuturkan bila dirunut dari awal, terlaksananya kegiatan pembangunan kantor PCNU, MUI dan DMI berawal dari surat pengajuan permohonan pihak mereka. Selama ini kondisi kantor memang kurang baik dan kurang representative. ”Kedepan juga rencananya akan dibangun secara menyeluruh untuk kantor sekretariat mereka, nah karena keterbatasan dana, maka saat ini baru wilayah kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Utara yang kita bangun”, ujar Didi Suyanto pada Senin, 22 Juni 2026 di ruang kerjanya.
Tentunya dengan dibangunnya fasilitas kantor secretariat ini kita harap dapat memberikan dukungan positif bagi kegiatan mereka agar lebih baik dan lebih maksimal, timpalnya.
“sejauh ini proses kegiatan infrastruktur masih berlangsung, defisiasi kegiatan oleh pihak rekanan kita nilai positif dan volume progress pekerjaan sudah mencapai sekitar 16 %”, ujar Didi.
“Waktu masa kerja juga masih cukup lama, ada sekitar 140 hari kalender masa kerja yang diberikan dan saat ini baru sekitar 74 hari kerja yang sudah berjalan, artinya masih ada sekitar 106 hari kerja lagi, atau sekitar tiga bulan setengah lagi,” timpalnya.
“kami juga terus memantau kegiatan pembangunan gedung tersebut bersama-sama dengan pihak konsultan pengawas. Selama ini kami menilai kinerja mereka sangat baik, para pekerja juga dilengkapi dengan sarana K3 (keselamatan dan kesehatan kerja)”, ujar Didi ladi.
Beberapa item besar pekerjaan yang sudah terselesaikan untuk infrastruktur bangunan tersebut diantaranya adalah pekerjaan pembuatan bore pile dan sudah dilanjutkan ke pile cap dan berlanjut ke pemasangan plat lantai, tentu sesuai dengan perencanaan, fasilitas bangunan ini nanti akan rampung hingga fungsional, terangnya.
“ya bang, kita berharap tentunya agar rekanan dapat bekerja secara maksimal, bekerja dengan baik sehingga dapat merampungkan seluruh item pekerjaan dengan baik pula”, pungkas Didi Suyanto.(Hans)

