Herman Deru Tekankan Independensi Dewan Hakim MTQ XXXI demi Lahirkan Wakil Terbaik Sumsel
GERBANGPATRIOT.COM, LAHAT – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Lahat, Selasa (23/6/2026).
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Sumatera Selatan pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.
Herman Deru mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lahat yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tahun ini. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan sukses hingga penutupan nanti.
“Kabupaten Lahat ditunjuk sebagai tuan rumah, dan saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya pembukaan ini. Insyaallah seluruh pelaksanaan dapat berjalan dengan baik,” ujar Herman Deru.
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru memberikan perhatian khusus terhadap independensi dewan hakim dalam menjalankan tugas penilaian. Menurutnya, keputusan para dewan hakim akan menentukan wakil terbaik Sumatera Selatan yang nantinya berlaga di tingkat nasional.
“Pertanggungjawaban dewan hakim bukan hanya soal menang atau kalah dan menentukan peringkat. Hasil penilaian ini akan melahirkan utusan Provinsi Sumatera Selatan menuju MTQ Nasional ke-31 di Semarang. Karena itu, tanggung jawab moralnya sangat besar kepada masyarakat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Herman Deru optimistis kafilah Sumatera Selatan mampu kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ia berharap para qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang terpilih nantinya memiliki mental yang kuat serta kepercayaan diri tinggi saat berlaga.
“Kita berharap hasil MTQ Provinsi ke-31 ini mampu mengantarkan Sumatera Selatan tampil lebih baik di tingkat nasional. Seluruh masyarakat Sumatera Selatan mendoakan para peserta yang akan bertanding nanti,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Herman Deru mengingatkan perjalanan prestasi Sumatera Selatan di ajang MTQ nasional. Ia menyebut pada tahun 2006 Sumatera Selatan pernah masuk 10 besar nasional. Namun, setelah itu, cukup lama tidak mampu menembus posisi tersebut.
Kebangkitan mulai terlihat setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggulirkan Program Satu Desa Satu Rumah Tahfiz yang mendapat dukungan luas dari pemerintah kabupaten/kota, pondok pesantren, dan masyarakat. Program rumah tahfiz tersebut terus berkembang hingga mencapai ribuan unit di seluruh Sumatera Selatan.
“Target awal rumah tahfiz yang kita canangkan sudah terlampaui. Hasilnya bukan hanya melahirkan hafiz dan hafizah, tetapi juga meningkatkan kualitas peserta MTQ. Alhamdulillah, pada MTQ Nasional 2022 Sumatera Selatan kembali masuk 10 besar nasional dan setelah itu prestasi terus meningkat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan ambisinya agar Sumatera Selatan mampu mempertahankan tren positif tersebut dan masuk dalam jajaran terbaik nasional.
“Kita berharap dan terus berupaya agar Sumatera Selatan tetap berada pada kelompok elite nasional, minimal masuk lima besar. Semua itu berawal dari niat yang baik, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Gubernur Herman Deru juga mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan semata-mata mengejar gelar juara.
“Ikutilah MTQ ini dengan baik, tidak hanya untuk menjadi juara, tetapi untuk membawa nama harum daerah. Fastabiqul khairat, berlomba-lombalah dalam kebaikan,” pesannya.
Menurut Herman Deru, dengan jumlah penduduk Sumatera Selatan yang mencapai lebih dari sembilan juta jiwa dan mayoritas beragama Islam, MTQ harus mampu menjadi sarana menumbuhkan semangat mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Herman Deru juga menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Selatan, panitia penyelenggara, Pemerintah Kabupaten Lahat, dewan hakim, serta seluruh kafilah dari 17 kabupaten dan kota yang berpartisipasi dalam MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan generasi Qurani yang dapat mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional.(LSI)
Sumber : Adpim Sumsel

