UPTD PALD Rampungkan Kegiatan Perbaikan Area Instalasi IPAL Sumur Batu

GERBANGPATRIOT.COM, Bekasi – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) pada dinas Perumahan, kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi belum lama ini telah merampungkan kegiatan Perbaikan Area Instalasi Pengolahan limbah yang berlokasi di kelurahan Sumur Batu kecamatan Bantargebang Kota Bekasi. Kegiatan tersebut dikerjakan oleh pihak rekanan CV Alfian Permata senilai Rp 388 juta.

Perbaikan instalasi pengelolaan limbah domestik tersebut dilatarbelakangi oleh adanya kerusakan instalasi yang diakibatkan oleh lumpuran sampah yang pernah meluber hingga area instalasi. Posisi IPAL yang bersebelahan dengan TPA Sumur Batu memang sangat rawan. “Ya, bang, kita sama-sama sudah mengetahui bahwa beberapa waktu lalu terjadi bencana lumpur sampah yang meluber ke area instalasi, kondisi ini memang sangat mendesak agar dilakukan upaya perbaikan untuk memulihkan seluruh fasilitas yang ada di instalasi pengelolaan limbah tersebut”, ujar Andrea Sucipto kepada awak media pada Kamis, 3 Juli 2026.

Selanjutnya dilakukan upaya perbaikan yang dikerjakan oleh pihak rekanan dan kegiatan tersebut sudah selesai. Selama kegiatan berlangsung pihak rekanan juga sudah melakukan seluruh item pekerjaan dengan baik, beberapa item kegiatannya  adalah pembuatan dinding turap, pengecoran jalan area instalasi, pemasangan plat besi jembatan, perbaikan rumah pompa yang rusak dan lain sebagainya.

“intinya, pada item material yang rusak kita sudah upayakan perbaikan, hal tersebut amat penting dilakukan agar para pegawai di instalasi pengelahan limbah dapat bekerja dengan baik dalam mengoperasikan alat-alat pengolahan limbah, pemasangan besi plat baja sangat dibutuhkan sebagai sarana jalan mengecek, inspeksi dan mengoperasionalkan alat mesin”, timpal Andrea.

Tentu kita sangat berharap agar nantinya Instalasi Pengelolan Lumpur Tinja ini dapat operasional 100%, secara keseluruhan masih harus diperbaiki disana-sini dan dipasang dan diganti dengan pipa-pipa yang baik. Jadi bisa dikatakan situasinya masih sekitar 60-70 %. Semua itu dampak dari musibah melubernya lumpur sampah ke area IPAL. Untuk itulah kita harapkan dukungan penuh dari semua pihak agar IPLT Sumur Batu dapat beroperasional dengan sempurna.

Lebih jauh, H Namid Sumarna dari pihak rekanan menuturkan terima kasih kepada semua pihak atas rampungnya kegiatan mereka. Selama masa pekerjaan selurh item perkerjaan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu dan perencanaan. Mudah-mudahan kedepan IPLT Sumur Batu dapat dioperasionalkan dengan baik, sebagaimana mestinya, pungkas Namid Sumarna yang akrab dipanggil haji uban. (Hans),