Pemprov Banten Raih Penghargaan Penggerak Pembangunan Infrastruktur

GERBANGPATRIOT.COM, BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meraih penghargaan sebagai Daerah Penggerak Pembangunan Infrastruktur kategori Kepemimpinan Layanan Publik dan Penggerak Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Berkelanjutan pada Warta Kota Award 2026 di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah.

Wagub Dimyati mengungkapkan, penghargaan yang diterima ini menjadi motivasi kita semua untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas pelayanan yang berkelanjutan. Meski demikian, Wagub menggarisbawahi jika suksesnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Provinsi Banten merupakan hasil kolaborasi lima partit.

“Pertama masyarakat, pemerintah, stakeholder, akademisi dan terakhir adalah media. Tanpa media informasi pembangunan yang dilakukan tidak akan sampai kepada masyarakat. Maka oleh sebab itu peran media sangat penting sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, Wagub Dimyati mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan atas capaian kinerja pembangunan yang sudah dilakukan oleh Pemprov Banten dalam satu tahun terakhir.

“Ke depan tentu kita akan terus tingkatkan berbagai capaian yang sudah dilakukan,” pungkasnya.

Pemprov Banten terus mengebut pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan sarana utilitas lainnya. Pembangunan itu selain melalui Inpres jalan daerah tahun 2025, juga diperkuat dengan program prioritas Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Melalui Inpres, pembangunan jalan di Provinsi Banten mencapai 21,13 kilometer yang fokus pada jalan beton setebal 20 cm pada tujuh ruas jalan yang tersebar di Kota Serang, Kabupaten Serang, Pandeglang, Tangerang, dan Lebak.

Sedangkan yang melalui program Bang Andra, di tahun 2025 telah merealisasikan pembangunan 62 ruas jalan dan 1 jembatan dengan total panjang 71 km, didukung anggaran sebesar Rp184 miliar. Program ini berlanjut pada tahun 2026 dengan penanganan 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 km dan alokasi anggaran Rp164 miliar.

Penghargaan Warta Kota Award ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-27 Warta Kota. Proses penilaiannya sendiri dilakukan secara ketat sejak bulan Mei-Juni 2026 oleh tim juri yang terdiri atas Peneliti Utama BRIN sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) Syahrir Ika dan pengamat politik dan pakar ilmu politik serta pemerintahan daerah Universitas Indonesia (UI) Lili Romli.

Lili Romli mengungkapkan, para kepala daerah serta BUMD yang mendapat penghargaan merupakan hasil penilaian yang cukup selektif dari berbagai sektor, salah satunya adalah inovasi dan transformasi. Menurut Lili, di era yang penuh tantangan saat ini, seluruh kepala daerah dituntut untuk bekerja secara inovatif.

Salah satu ciri kepemimpinan yang inovatif dan transformatif adalah mempunyai visi misi yang jelas dan berorientasi dalam jangka panjang. Berani melakukan perubahan dan mengambil keputusan strategis serta responsif terhadap berbagai masukan.

“Berdasarkan hasil penilaian kami, para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan Warta Kota Award 2026 sudah memenuhi kriteria itu. Bahwa memang kita membutuhkan para pemimpin yang mempunyai inovasi tinggi,” katanya. (lsi)

sumber :adpim