Santri Ponpes Nurul Mursyidah & Al-Iman Kaungcang Pandeglang Demonstrasikan Ceramah 3 Bahasa di Haflatul Ikhtitam
GERBANGPATRIOT.COM, PANDEGLANG – Pondok Pesantren Nurul Mursyidah dan Pondok Pesantren Al-Iman Kaungcang, Kabupaten Pandeglang menggelar Haflatul Ikhtitam Siswa/i Akhir KMI & Pengajian Majlis Ta’lim. Acara berlangsung di Ponpes Nurul Mursyidah, Karangtanjung, Kamis 9 Juli 2026 bertepatan 14 Muharam 1448 H.
Acara dihadiri Gubernur Banten yang diwakili Kabag Kesra Provinsi H. Tubagus Rubal Faisal, Ketua BKOW Provinsi Banten Hj. Irna Narulita, Bupati Pandeglang yang diwakili Kabag Kesra Pandeglang Ratu Tanti, unsur Forkopimda, perwakilan Dandim dan Kapolres, jajaran, serta para wali santri, santriwan dan santriwati.
Turut hadir Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Mursyidah KH. Suherman yang juga menjabat sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Pandeglang.
Acara dibuka dengan penampilan santriwan dan santriwati yang mendemonstrasikan ceramah tiga bahasa: Arab, Inggris, dan Indonesia. Penampilan ini menjadi bukti kemampuan santri dalam menguasai ilmu agama sekaligus bahasa untuk dakwah di era global.
KH. Suherman: Santri Harus Jadi Agen Perubahan + Bebas Biaya
Dalam sambutannya, KH. Suherman menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan di KMI.
“Haflatul Ikhtitam ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan. Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat untuk umat. Apalagi di bulan Muharam, kita diajarkan semangat hijrah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar KH. Suherman.
Ia juga membuat pengumuman penting. “Di tahun ini, semua santri dibebaskan dari biaya administrasi hingga makan. Jadi untuk semua santri fokus belajar dan mengaji. Semua santriwan dan santriwati ditanggung oleh pimpinan sekaligus pendiri Ponpes Nurul Mursyidah,” tegasnya.
KH. Suherman juga menekankan peran BAZNAS dalam mendukung pendidikan pesantren. “Mari kita jaga sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat untuk memajukan pendidikan Islam di Pandeglang,” tambahnya.
Pemprov Banten: Pesantren Pilar Pendidikan Karakter
Sambutan Gubernur Banten yang disampaikan Kabag Kesra Provinsi H. Tubagus Rubal Faisal mengapresiasi peran Ponpes Nurul Mursyidah dan Al-Iman dalam mencetak generasi Qur’ani.
“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen mendukung penuh pesantren. Santri adalah masa depan bangsa. Kami berharap lulusan KMI ini bisa menjadi pemimpin yang berintegritas dan membawa perubahan di masyarakat,” ujar Faisal.
Ketua BKOW Provinsi Hj. Irna Narulita dalam kesempatan itu juga mengapresiasi kekompakan santriwati yang tampil percaya diri berbahasa asing. “Ini bukti santriwati Pandeglang siap bersaing secara global,” katanya singkat.
Penutupan
Di akhir acara, Ketua Penyelenggara Ustad Ma’mun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Kami berharap para alumni bisa mengamalkan ilmunya di masyarakat dan terus menjaga nama baik almamater,” pungkas Ustad Ma’mun.
Haflatul Ikhtitam ditutup dengan doa bersama dan pengajian Majlis Ta’lim yang diikuti ratusan wali santri.(denni)

