Maswira DIY Bangkit Cetak Ribuan UMKM Tangguh Berdaya Saing Bersama

GERBANGPATRIOT.COM, ‎Gunungkidul – Kelompok Masyarakat Wirausaha atau Maswira DIY merayakan hari jadi ketujuh meriah di Hermoyo Edupark, Gunungkidul, Minggu (12/7/2026), dihadiri ratusan anggota se-DIY bersama.

Perayaan tersebut menjadi momentum konsolidasi besar memperkuat sinergi pelaku UMKM dari empat kabupaten dan satu kota demi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bersama.

Pembina Maswira Jaya DIY, BRAy Iriani Pramastuti, mengajak seluruh anggota memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan usaha melalui inovasi, teknologi, serta semangat kebersamaan berkelanjutan.

“UMKM harus memiliki ekosistem kuat melalui kolaborasi modal, perluasan akses pasar, dan percepatan adaptasi teknologi,” tegas BRAy Iriani Pramastuti di hadapan peserta.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci utama menciptakan UMKM tangguh yang mampu berkembang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta secara berkelanjutan bersama.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Gunungkidul, Tugiran, mengapresiasi kiprah Maswira mendampingi pelaku UMKM selama bertahun-tahun secara konsisten.

“Dari sekitar delapan puluh ribu UMKM, kondisinya beragam. Ada yang ekspor, ada pula yang baru memulai usahanya,” ujar Tugiran.

Ia menegaskan pemerintah terus memfasilitasi legalitas usaha melalui penerbitan NIB, sertifikasi halal, serta berbagai pendampingan meski menghadapi keterbatasan anggaran daerah saat ini.

“Kalau legalitas sudah lengkap, pelaku UMKM akan lebih siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Tugiran menegaskan komitmen pemerintah daerah.

Ketua Maswira Gunungkidul, Sagiran, mengatakan organisasinya kini membina sekitar dua ratus anggota UMKM aktif dengan fokus memperkuat keterlibatan generasi muda berbasis digital bersama.

“Kami ingin menjembatani anak muda berbasis digital, sementara anggota senior memberikan teladan melalui pelatihan dan pengalaman usaha,” ungkap Sagiran penuh optimisme.

Sagiran menjelaskan Maswira rutin menggelar pertemuan bulanan membahas pemasaran, evaluasi usaha, hingga pendampingan langsung ke lokasi produksi setiap anggota secara berkelanjutan.

“Kami bahkan turun langsung melihat produksi anggota agar produk lokal semakin berkembang dan memiliki daya saing lebih kuat,” ujar Sagiran menambahkan.

Ketua Maswira DIY sekaligus pendiri, Aliza Fitriany, mengenang perjalanan komunitas yang dirintis dari hanya dua puluh anggota hingga kini menjadi ribuan anggota.

“Kami merintis dari nol. Sekarang alhamdulillah Maswira berkembang menjadi ribuan anggota yang terus saling menguatkan,” tutur Aliza penuh rasa syukur bersama.

Aliza menegaskan Kopdar bulanan menjadi ruang berbagi pengalaman, pelatihan, pengurusan perizinan, hingga sosialisasi program pemerintah seperti aplikasi SiBakul bagi seluruh anggota.

“Maswira mendampingi pelaku usaha dari nol sampai naik kelas. Ketika mandiri, mereka menjadi alumni yang menginspirasi pelaku UMKM lainnya,” tegas Aliza.

Pelaku UMKM asal Semanu, Yanuasih, mengaku bangga menjadi bagian Maswira. “Komunitas ini memberi ruang tumbuh bersama dan mendorong usaha kami berkembang,” pungkasnya. (WAW)