UMY Perkuat Komitmen Kampus Inklusif Lewat Talkshow dan Peluncuran UMY Magz Edisi ke-7

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Sekretaris UMY, Dr. Bachtiar Kurniawan saat menyampaikan sambutan dalam acara Talkshow Inklusivitas dan Launching UMY Magz ke-7 di public space Perpustakaan UMY

Foto Sekretaris UMY, Dr. Bachtiar Kurniawan saat menyampaikan sambutan dalam acara Talkshow Inklusivitas dan Launching UMY Magz ke-7 di public space Perpustakaan UMY

GERBANGPATRIOT.COM, YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kampus yang inklusif melalui penyelenggaraan Talkshow Inklusivitas sekaligus peluncuran UMY Magz Edisi ke-7 bertajuk Menumbuhkan Ruang Aman untuk Semua. Kegiatan yang digelar pada Senin (20/7) di Public Space Lantai 1 Perpustakaan UMY tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus refleksi mengenai pentingnya mewujudkan lingkungan kampus yang inklusif, setara, aman, dan bebas dari diskriminasi.

Sekretaris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., menegaskan bahwa UMY terus berkomitmen menghadirkan akses yang setara bagi seluruh civitas academica. Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui kebijakan dan layanan, tetapi juga melalui penyediaan infrastruktur yang ramah bagi seluruh warga kampus tanpa memandang usia maupun kondisi fisik.

“UMY berkomitmen memberikan akses yang nyaman dan aman bagi semua. Kami tidak membedakan usia, baik mahasiswa yang lebih muda maupun yang lebih senior. Karena itu, kami terus membangun dan menyempurnakan berbagai fasilitas kampus agar dapat diakses oleh seluruh warga kampus,” ujar Bachtiar.

Menurut Bachtiar, semangat inklusivitas di UMY tidak hanya dimaknai sebagai penyediaan akses bagi penyandang disabilitas. Lebih dari itu, inklusivitas merupakan upaya membangun budaya kampus yang menghargai keberagaman, menjunjung tinggi kesetaraan, dan memberikan ruang yang aman bagi setiap individu.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip Muhammadiyah yang menempatkan kemanusiaan dan keadilan sebagai fondasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, UMY terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh civitas academica untuk berkembang tanpa diskriminasi.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, UMY juga terus mengembangkan fasilitas kampus yang lebih inklusif. Salah satu rencana yang sedang diusulkan adalah pembangunan lift di Masjid KH. Ahmad Dahlan UMY untuk memudahkan akses menuju lantai satu dan dua. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas, lansia, maupun seluruh jamaah dalam menjalankan ibadah.

“Kami ingin nilai inklusivitas juga hadir dalam pelayanan ibadah. Karena itu, kami mengusulkan pembangunan lift di masjid agar teman-teman penyandang disabilitas maupun lansia dapat mengakses seluruh area masjid dengan lebih mudah. Prinsipnya, UMY adalah kampus untuk semua tanpa diskriminasi,” jelas Bachtiar.

Menurutnya, pembangunan kampus yang inklusif tidak cukup diwujudkan melalui penyediaan fasilitas fisik semata. Semangat inklusivitas juga harus hadir dalam proses pembelajaran, pelayanan administrasi, aktivitas kemahasiswaan, hingga penyelenggaraan ibadah sehingga seluruh civitas academica dapat merasakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan menggembirakan.

Melalui penyelenggaraan Talkshow Inklusivitas dan peluncuran UMY Magz Edisi ke-7, Bachtiar berharap kesadaran untuk membangun ruang yang aman dan inklusif terus tumbuh di lingkungan UMY. Ia menilai keberhasilan mewujudkan kampus inklusif memerlukan kolaborasi seluruh civitas academica agar setiap individu memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, berkarya, dan berkembang secara bermartabat.

“Kami berharap semangat inklusivitas tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi menjadi budaya yang hidup di lingkungan kampus. Dengan kolaborasi seluruh civitas academica, UMY akan terus menghadirkan kebijakan, layanan, dan lingkungan yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi tanpa diskriminasi,” pungkasnya. (LSI)

 

Sumber : humas umy

Berita Terkait

Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi
Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang
Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif
Dua Kepala Daerah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Pakar UMY Soroti Titik Rawan Kewenangan
Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung
PUSDHAM UMY Ajukan Amicus Curiae dalam Perkara PHPU Pilpres 2024 di MK
Pelunasan BLBI Selesai, Ekonom UMY Ingatkan Risiko Ketergantungan pada Surplus BI
Ekonom UMY Jelaskan Mekanisme Surplus BI di Balik Pelunasan Utang BLBI

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:17 WIB

Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi

Rabu, 30 September 2026 - 12:27 WIB

Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang

Rabu, 30 September 2026 - 11:37 WIB

Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif

Rabu, 30 September 2026 - 11:31 WIB

Dua Kepala Daerah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Pakar UMY Soroti Titik Rawan Kewenangan

Rabu, 30 September 2026 - 09:10 WIB

Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung

Berita Terbaru

Bandung

KDS Buka Pintu Kerja Sama Pengelolaan Si Jalak Harupat

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:47 WIB