Aksi Takmir NHK Borong Hasil Panen Sawi, Wujud Kepedulian untuk Petani
GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Masjid Nurul Hidayah Kayen kembali menghadirkan aksi sosial inspiratif dengan memborong 210 kilogram sawi sendok untuk dibagikan gratis kepada seluruh jamaah setia. Program kepedulian tersebut digelar Takmir Masjid NHK, Padukuhan Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, seusai salat Magrib dan Isya berjamaah, Selasa malam kemarin bersama. Aksi tersebut menjadi kali ketiga dilakukan sebagai bentuk solidaritas membantu petani sayuran Kopeng yang menghadapi anjloknya harga komoditas hortikultura di pasaran lokal.
Ketua Takmir Masjid NHK Ari Yulianto mengatakan kepedulian itu bermula setelah menerima kabar dari petani Kopeng mengenai merosotnya harga hasil panen. “Pak Priyono menghubungi kami dan menyampaikan harga sayuran turun drastis, sehingga kami membeli sekitar 210 kilogram sawi sendok,” ujar Ari kepada jamaah.
Ia menjelaskan seluruh sawi dibeli seharga Rp2.000 per kilogram kemudian diumumkan kepada jamaah agar membawa pulang sayuran secara gratis untuk keluarga masing-masing. “Kami berharap petani terbantu sekaligus jamaah merasakan kebahagiaan melalui sedekah pangan sederhana yang membawa manfaat nyata,” kata Ari menegaskan semangat berbagi bersama.
Menurut Ari, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga harus mampu menjadi pusat pelayanan sosial yang menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. “Masjid harus menjadi tempat yang menghadirkan manfaat nyata, menghadirkan kebahagiaan, serta menguatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” tegasnya kepada jamaah kembali.
Petani sayuran asal Kopeng, Priyono, mengaku bersyukur karena kepedulian Takmir Masjid NHK membantu petani memperoleh harga lebih layak saat kondisi pasar melemah. “Kami berharap semakin banyak takmir masjid, komunitas, maupun lembaga sosial melakukan langkah serupa membantu petani melalui pembelian hasil panen,” ungkap Priyono.
Karena jumlah sawi cukup melimpah, setiap jamaah diperbolehkan membawa pulang dua hingga empat ikat sehingga pembagian berlangsung hingga salat Subuh berikutnya bersama.
Salah seorang jamaah, Sutiyani, mengaku senang menerima sedekah sayuran yang langsung dibawa pulang untuk diolah menjadi hidangan bersama keluarganya di rumah. “Alhamdulillah, terima kasih kepada takmir. Besok pagi sawi ini akan saya masak oseng dan capcai untuk keluarga,” tutur Sutiyani sambil tersenyum.
Jamaah lainnya, Mugiyono, menyebut program tersebut menghadirkan manfaat ganda karena membantu petani sekaligus menghadirkan keberkahan yang dirasakan seluruh jamaah sekitar setiap pekannya. “Selain membantu petani, jamaah ikut merasakan berkahnya. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak masjid,” ujar Mugiyono penuh harapan.
Melalui aksi sederhana penuh makna tersebut, Masjid NHK kembali membuktikan rumah ibadah mampu menjadi pusat gotong royong, kepedulian sosial, serta pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.(ady)

