Fraksi Golkar DPRD Pandeglang Minta Dinas Pendidikan Data Ulang Sekolah Minim Siswa
GERBANGPATRIOT.COM, PANDEGLANG – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Fraksi Golkar Miftahul Farid Syukur menyoroti persoalan efektivitas sekolah yang mengalami kekurangan jumlah siswa di Kabupaten Pandeglang. Hal itu disampaikannya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Pandeglang.
Miftahul menilai, sekolah dengan jumlah siswa sangat sedikit seperti 3 atau 5 orang berdampak pada pemborosan anggaran operasional dan penempatan guru.
“Ya kalau misalkan aturannya dibolehkan saya kira bisa saja untuk di merger karena itu untuk mengurangi operasional juga. Karena kan kalau misalkan dalam satu sekolah hanya tiga atau lima anak juga ini kan juga pasti berdampak pada biaya operasional dan jumlah guru,” ujarnya.
Dorong Dinas Pendidikan Lakukan Pendataan
Politisi Golkar itu mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang untuk segera melakukan pendataan dan klasifikasi sekolah.
“Penting juga dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk segera mengklasifikasikan. Harusnya Dinas Pendidikan mendata terlebih dahulu jadi bukan hanya sekolah yang besar tetapi juga jumlah data siswa,” katanya.
Menurutnya, data jumlah siswa juga berdampak pada program lain seperti pendistribusian MBG.
“Apalagi ini kan berefek juga pada pendistribusian MBG karena kan kalau misalkan siswanya itu hanya sedikit ini pasti berdampak pada semuanya,” jelasnya.
Fraksi Golkar Siap Koordinasi
Miftahul Farid juga menyatakan Fraksi Golkar di DPRD Pandeglang akan berkoordinasi terkait persoalan ini agar ke depan tidak terjadi lagi.
“Nanti kami juga akan berkoordinasikan termasuk di fraksi kami di Golkar agar adanya klasifikasi terkait sekolah-sekolah yang ada. Nanti ke depan apa ya nanti kita juga sampaikan di rapat supaya ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkasnya.
Ia menekankan, jika jarak antar sekolah dekat dan relevan, maka kebijakan merger sekolah bisa menjadi salah satu solusi untuk efisiensi anggaran pendidikan.(denni)

