Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bantul Gembleng Personel Pelatihan Drone Mitigasi

GERBANGPATRIOT.COM, ‎Bantul – BPBD Kabupaten Bantul meningkatkan kapasitas personel melalui pelatihan pengenalan drone untuk memperkuat navigasi, pemetaan kebencanaan, serta respons darurat berbasis teknologi modern.

Pelatihan berlangsung selama 23–24 Juli 2026 dengan menghadirkan personel BPBD, tim SAR, serta relawan kebencanaan mengikuti pembelajaran teori dan praktik.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Mujahid Amrudi, menegaskan penguasaan teknologi menjadi kebutuhan mendesak menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks saat ini.

“Teknologi harus menjadi kekuatan utama meningkatkan kesiapsiagaan, mempercepat penanganan, dan melindungi keselamatan masyarakat,” tegas Mujahid Amrudi saat membuka pelatihan tersebut.

Menurutnya, kemampuan mengoperasikan drone akan membantu petugas memperoleh informasi lapangan secara cepat sehingga keputusan penanganan bencana semakin akurat dan tepat sasaran.

Sebagai narasumber utama, Franko Nero, Direktur Indonesia Drone Training Center sekaligus instruktur pilot drone berlisensi, memberikan materi komprehensif kepada seluruh peserta.

“Drone bukan sekadar alat terbang, tetapi perangkat strategis mendukung mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” ujar Franko Nero kepada peserta.

Franko menjelaskan peserta mempelajari pengenalan dasar drone, jenis operasional, prosedur keselamatan penerbangan, serta regulasi sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan yang berlaku nasional.

“Pemahaman aturan penerbangan menjadi syarat mutlak agar seluruh operasi drone berlangsung aman, tertib, dan sesuai regulasi,” katanya menegaskan kepada peserta pelatihan.

Selain materi kelas, peserta mengikuti praktik lapangan menggunakan drone untuk navigasi, pemetaan wilayah terdampak, serta dokumentasi kondisi kebencanaan secara langsung bersama instruktur.

Teknik drone mapping dikenalkan sebagai metode efektif menghasilkan data visual dan spasial guna mendukung analisis kondisi lapangan secara cepat serta akurat.

“Data udara sangat membantu menentukan prioritas penanganan sehingga respons menjadi lebih efektif dan efisien,” ungkap Franko Nero menjelaskan manfaat teknologi drone tersebut.

Keikutsertaan personel BPBD, tim SAR, serta relawan diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor ketika menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Bantul nantinya.

Mujahid Amrudi berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh demi memperkuat mitigasi, respons darurat, dan pemulihan pascabencana secara profesional berkelanjutan.

“Kami ingin seluruh personel semakin siap menghadapi berbagai kondisi darurat dengan dukungan teknologi modern,” kata Mujahid menekankan pentingnya peningkatan kompetensi berkelanjutan.

Pelatihan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi peserta yang aktif mengikuti diskusi, simulasi penerbangan, hingga praktik pemetaan wilayah menggunakan drone bersama instruktur.

BPBD Bantul optimistis peningkatan kompetensi personel melalui pelatihan drone mampu menghadirkan penanggulangan bencana lebih cepat, tepat, aman, serta berbasis teknologi masa depan.(waw)