PEYEK ALLIS, Peyek Sultan yang Dirintis Sejak Pandemi dan Kini Tembus Se-Jabodetabek

GERBANGPATRIOT.COM, PEYEK ALLIS menjadi salah satu usaha kuliner yang lahir dari peluang di tengah pandemi Covid-19. Usaha peyek yang dirintis pasangan suami istri, Aldo dan Lilis, tersebut mulai berdiri pada tahun 2020.

Berawal dari melihat besarnya peluang bisnis makanan ringan saat pandemi, Aldo dan Lilis kemudian berinisiatif membangun rumah produksi camilan khas Nusantara berupa peyek. Mereka memilih konsep kemasan modern menggunakan toples agar produk terlihat lebih menarik dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan usia.

Usaha tersebut dirintis secara mandiri dan hingga kini terus berkembang. Dalam sehari, PEYEK ALLIS mampu memproduksi sekitar 150 hingga 200 toples peyek dengan ukuran toples 5 liter.

Dalam proses produksinya, PEYEK ALLIS menggunakan bahan utama berupa tepung beras, tepung tapioka, telur serta berbagai rempah-rempah dengan kualitas terbaik. Proses produksi hingga saat ini masih dilakukan secara manual untuk menjaga kualitas produk.

Keunggulan PEYEK ALLIS tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada cara penyajiannya. Peyek ditata dengan rapi di dalam toples sehingga terlihat lebih menarik.

“PEYEK ALLIS itu gurih, renyah, nagih,” menjadi salah satu gambaran yang melekat pada produk tersebut. Keunggulan tersebut membuat PEYEK ALLIS mendapat julukan “Peyek Sultan” dari para agen snack dan frozen food.

Untuk menjaga kualitas dan rasa, PEYEK ALLIS selalu mengutamakan produk yang fresh. Produksi dilakukan setiap kali akan mengirimkan pesanan kepada para agen snack dan frozen food.

Dari sisi pemasaran, PEYEK ALLIS pada awalnya memanfaatkan Facebook dan WhatsApp. Seiring waktu, produk tersebut semakin dikenal dan kini telah tersebar hampir di seluruh wilayah Jabodetabek.

Target utama PEYEK ALLIS adalah para agen snack dan frozen food. Selain memiliki pelanggan tetap, usaha tersebut juga telah memiliki reseller yang ikut membantu memperluas pemasaran.

PEYEK ALLIS juga terus mempertahankan kualitas produknya di tengah persaingan usaha peyek yang semakin beragam. Menurut pemilik, menjaga kualitas menjadi salah satu kunci utama agar pelanggan tetap percaya dan memilih produk mereka.

Saat ini, PEYEK ALLIS memiliki tiga varian utama, yaitu kacang tanah, udang rebon, dan kacang hijau. Produk tersebut juga telah bersertifikat halal, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen.

Perjalanan PEYEK ALLIS sejak 2020 menunjukkan bahwa peluang usaha dapat muncul dari kondisi yang sulit. Dengan mempertahankan kualitas, inovasi kemasan, serta memperluas jaringan agen dan reseller, usaha yang dirintis Aldo dan Lilis tersebut terus berkembang dan dikenal sebagai “Peyek Sultan” (*)