Pemprov Banten Dukung Gerakan Eco Waste Group 1 Kopassus yang Kelola Sampah dari Hulu

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Banten – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan apresiasi kepada group 1 Kopassus yang telah menginisiasi kegiatan Eco Waste. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten Wawan Gunawan yang mewakili Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah dalam Awarding Eco Waste di Bumi Perkemahan Taman Kopassus, Kota Serang, Sabtu (15/8/2026).

Wawan mengatakan, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025, Provinsi Banten menghasilkan 8.126 ton sampah per hari. Dari jumlah tersebut, hanya 13,4 persen atau sekitar 1.092 ton yang terkelola dengan baik.

Sementara itu, 46,4 persen atau 3.771 ton masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir (TPA) dengan metode open dumping. Sedangkan 40,2 persen atau 3.263 ton terbuang langsung ke lingkungan melalui pembakaran terbuka serta pembuangan ilegal.

Angka ini bukan sekadar statistik, kalau kita bayangkan, berarti setiap hari ada lebih dari delapan ribu ton sampah yang harus kita kelola, angkut, pilah, olah dan pastikan tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurut Wawan, persoalan sampah tidak akan pernah selesai apabila pengelolaannya masih menggunakan pola lama, yakni dikumpulkan, diangkut, kemudian dibuang. Pola tersebut akan terus menambah beban TPA, meningkatkan biaya pengangkutan, serta memperbesar kebutuhan lahan.

“Karena itu, angka 8.126 ton per hari harus menjadi alarm bagi kita semua, ini adalah persoalan kita bersama karena setiap hari kita memproduksi sampah, maka setiap hari pula kita harus ikut bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan,” ungkapnya.

Wawan menjelaskan, penyelesaian persoalan sampah tidak hanya dilakukan di hilir, tetapi harus dimulai dari hulu, seperti rumah tangga, lingkungan, desa, kelurahan, pasar, dan berbagai sumber sampah lainnya. Oleh sebab itu, setiap desa dan kelurahan di Provinsi Banten diharapkan mulai membangun sistem pengelolaan sampah sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Eco Waste diharapkan dapat dijadikan sebagai gerakan bersama untuk mengubah perilaku, mengedukasi masyarakat, membangun ekonomi sirkular, memperkuat kolaborasi dan untuk memastikan generasi yang akan datang menerima lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Eco Waste Ariani Damayanti mengatakan, program Desa Berkelanjutan di Provinsi Banten merupakan kegiatan yang melibatkan desa-desa di berbagai daerah. Untuk 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus, perlombaan dilaksanakan secara langsung. Sementara desa-desa di luar desa binaan mengikuti perlombaan dengan mengunggah video melalui akun media sosial Aliansi Satu Aksi.

Pihaknya juga menggelar workshop di Taman Group 1 Kopassus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengolahan sampah, antara lain melalui komposter, biopori, rumah maggot, pekarangan ayam, dan rocket stove.

“Untuk 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus sudah membuat pengolahan sampah yang akan dimonitoring oleh setiap batalion,” ungkapnya. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Milad ke-8 PUB dan Baduy Lestari, Perkumpulan Urang Banten Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat
Tata Ulang Perangkat Daerah, Wagub Banten Dimyati: Struktur Ramping, Fungsi Maksimal
Dukung Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Andra Soni Siap Perluas Akses Keuangan Warga Banten
Puncak Peringatan Hari Santri 2026, Pemprov Banten Gelar Tablig Akbar di Masjid Raya Al Bantani
Perkumpulan Urang Banten Gelar Baduy Lestari dan Milad ke-8, Salurkan 70.000 Bibit Tanaman
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Pandeglang Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Pesan Wagub Banten Dimyati pada Hari Santri Nasional: Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Cinta Tanah Air
Peringati Hari Santri, Gubernur Banten Andra Soni Siapkan Pergub Pemberdayaan Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Milad ke-8 PUB dan Baduy Lestari, Perkumpulan Urang Banten Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tata Ulang Perangkat Daerah, Wagub Banten Dimyati: Struktur Ramping, Fungsi Maksimal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Dukung Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Andra Soni Siap Perluas Akses Keuangan Warga Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Puncak Peringatan Hari Santri 2026, Pemprov Banten Gelar Tablig Akbar di Masjid Raya Al Bantani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Perkumpulan Urang Banten Gelar Baduy Lestari dan Milad ke-8, Salurkan 70.000 Bibit Tanaman

Berita Terbaru