Tingkatkan Keselamatan Wisatawan, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Lombok Timur — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan tenaga kerja pariwisata yang kompeten dan profesional melalui pelatihan Tailor Made Training (TMT) bagi pemandu wisata gunung di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelatihan yang berlangsung pada 15–18 Agustus 2026 tersebut diikuti 17 peserta dari NTB dan sejumlah daerah lainnya. Kegiat an merupakan hasil kerja sama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur dengan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) NTB.

Pelatihan TMT tersebut merupakan batch pertama yang akan dilanjutkan dengan batch-batch berikutnya dengan jangkauan peserta yang lebih luas. pelatihan ini diharapkan semakin banyak menghasilkan tenaga kerja pemandu gunung yang kompeten, profesional, dan mampu memenuhi standar keselamatan serta kebutuhan industri pariwisata.

Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan (Stankomproglat) Kemnaker Abdullah Qiqi Asmara mengatakan profesi pemandu gunung memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan wisatawan selama melakukan pendakian.

Menurut Qiqi, pekerjaan tersebut membutuhkan kecakapan dalam menghadapi karakter medan, menangani situasi darurat, berkomunikasi dengan wisatawan, serta memahami aspek pelestarian lingkungan. Berbagai kemampuan itu menjadi bekal dalam memberikan pelayanan yang ama n dan berkualitas.

“Pemandu gunung bukan sekadar orang yang mengantarkan wisatawan menuju puncak. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memastikan perjalanan berlangsung aman,” ujar Qiqi dalam keterangannya melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (21/8/2026).

Ia menjelaskan, TMT disusun berdasarkan kebutuhan pekerjaan serta karakteristik peserta. Pendekatan tersebut membuat materi pembelajaran lebih relevan dengan kondisi yang dihadapi saat menjalankan tugas di kawasan pendakian.

“Melalui Tailor Made Training, peserta memperoleh keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan sehingga dapat diterapkan dalam situasi nyata di lapangan,” katanya.

Qiqi menilai kemitraan BPVP Lombok Timur dengan APGI NTB menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam membangun pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri. Hubungan antara pemerintah, lembaga pelatihan, asosiasi profesi, dan sektor pariwisata menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga kerja berku alitas.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pelatihan vokasi yang melibatkan pemerintah, lembaga pelatihan, asosiasi profesi, dan sektor pariwisata,” ucapnya.

Pelatihan Pemanduan Wisata Gunung dirancang dengan menyesuaikan materi pembelajaran terhadap karakteristik industri pariwisata alam. Peserta dibekali keterampilan yang mengacu pada standar kompetensi sehingga dapat menjalankan tugas sesuai tuntutan pekerjaan.

Qiqi berharap pelatihan tersebut menghasilkan pemandu gunung yang mampu bekerja secara profesional, mengutamakan keselamatan wisatawan, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kualitas sumber daya manusia yang semakin baik mampu memberikan kontribusi terhadap pengelolaan destinasi pendakian yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di NTB,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Bidik 7.500 Mahasiswa Baru, UMY Dorong Dosen Aktif Promosikan Kampus
Keselamatan Perjalanan Kereta Jadi Tanggung Jawab Bersama, KAI Ajak Semua Pihak Terlibat
Warisan Leluhur Jadi Sorotan FKPPAI DIY
Disambut Antusias, Tantangan Hasto Gerakkan Karang Taruna Jogja
Muhammadiyah Dorong PTMA Atur Batas Penggunaan AI agar Tak Lahirkan Lulusan ‘Kosong
Demokrasi hingga Pengelolaan SDA, Haedar Nashir Soroti Konstruksi Ke-Indonesiaan
117 PTMA Belum Punya Guru Besar, Forkom GB-PTMA Gagas Muhammadiyah United
‎Baliho Raksasa Siswa SD di Jogja Viral, DPMPTSP Buka Suara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Bidik 7.500 Mahasiswa Baru, UMY Dorong Dosen Aktif Promosikan Kampus

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Keselamatan Perjalanan Kereta Jadi Tanggung Jawab Bersama, KAI Ajak Semua Pihak Terlibat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Warisan Leluhur Jadi Sorotan FKPPAI DIY

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Disambut Antusias, Tantangan Hasto Gerakkan Karang Taruna Jogja

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Muhammadiyah Dorong PTMA Atur Batas Penggunaan AI agar Tak Lahirkan Lulusan ‘Kosong

Berita Terbaru

Yogyakarta

Warisan Leluhur Jadi Sorotan FKPPAI DIY

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:20 WIB