Khatulistiwa Universitas Paramadina Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Tiga Gunung Tertinggi Jawa Tengah, Peringati HUT RI ke-81

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Jakarta, 16 Agustus 2026 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penjelajah Alam dan Pemerhati Lingkungan (Khatulistiwa) Universitas Paramadina sukses melaksanakan Ekspedisi Merah Putih di tiga gunung tertinggi di Jawa Tengah, yakni Gunung Slamet, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Kegiatan yang berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam ekspedisi tersebut, tim Khatulistiwa mengibarkan bendera Merah Putih di puncak ketiga gunung sebagai simbol semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air. Bendera berukuran 5 x 3 meter dikibarkan di puncak Gunung Slamet dan Gunung Sumbing, sementara bendera raksasa berukuran 27 x 7 meter dibentangkan di puncak Gunung Sindoro sebagai simbol utama Ekspedisi Merah Putih.

Ketua Umum Khatulistiwa, Zaidan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga merupakan upaya menanamkan nilai nasionalisme di kalangan pecinta alam, khususnya generasi muda.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada diri setiap pecinta alam di Indonesia, dan juga memenuhi tujuan serta nilai dari Khatulistiwa sendiri, yaitu Cinta Tanah Air,” ujar Zaidan.

Menurut Zaidan, semangat mencintai Tanah Air dalam kegiatan pecinta alam tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran bendera di puncak gunung, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen untuk menjaga kelestarian alam.

Ekspedisi Merah Putih secara resmi dilepas oleh Sandi Nugraha mewakili Direktorat Kemahasiswaan Universitas Paramadina. Pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Adjie Putra Wijaya, Sekretaris Jenderal Serikat Mahasiswa Paramadina.

Dukungan dari pihak kampus tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan mahasiswa yang menggabungkan semangat nasionalisme dengan kepedulian terhadap lingkungan. Bagi Khatulistiwa, alam menjadi ruang pembelajaran sekaligus medium untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kecintaan terhadap Tanah Air.

Pemilihan tiga gunung tertinggi di Jawa Tengah juga memberikan tantangan tersendiri bagi tim ekspedisi. Selain membutuhkan kesiapan fisik dan mental, kegiatan pengibaran bendera di kawasan pegunungan menuntut kerja sama tim, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama perjalanan.

Ekspedisi Merah Putih menjadi salah satu program tahunan Khatulistiwa dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaknai kemerdekaan melalui aktivitas yang positif, menantang, dan berorientasi pada kecintaan terhadap alam serta Tanah Air.

Melalui Ekspedisi Merah Putih, Khatulistiwa Universitas Paramadina menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga dapat diwujudkan melalui keberanian berkarya, menjaga lingkungan, membangun solidaritas, dan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi muda.(lsi)

Sumber : Humas Universitas Paramadina

Berita Terkait

Tim Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Gabriel: Kasus Gas Portable Dinilai Menciderai Keadilan Dimasyarakat dan Boroskan Anggaran Negara.
Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Serukan Pesantren Bebas Perundungan dan Asusila
Hari Santri 2026, Sekjen MUI: Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban
Perjalanan Jakarta–Jogja Cuma Rp82 Ribu, Simak Pilihan Rute dan Kereta Apinya
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Aktivis Buruh Beri Dukungan Moril untuk Gabriel: “Buruh Ini Dipenjara karena Ketidaktahuan Hukum”
Rocky Gerung Ingatkan Mahasiswa: Jangan Sekadar Demo, Pahami Persoalan dan Ideologi!
Komoditas Unggulan Lampung Tampil di Panggung Global, Batin Wulan Promosikan Tepung Mocaf dan Ikan Cobia di Ajang IN2HCC

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Gabriel: Kasus Gas Portable Dinilai Menciderai Keadilan Dimasyarakat dan Boroskan Anggaran Negara.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Serukan Pesantren Bebas Perundungan dan Asusila

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Hari Santri 2026, Sekjen MUI: Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Perjalanan Jakarta–Jogja Cuma Rp82 Ribu, Simak Pilihan Rute dan Kereta Apinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:57 WIB

LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terbaru