Pemkot Yogyakarta Dorong Jogja Coffee Week 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Industri Kopi
GERBANGPATRIOT.COM, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Jogja Coffee Week (JCW) 2026 yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Jumat (4/9/2026).
Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Hermawan, mengatakan kehadiran Pemerintah Kota Yogyakarta dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang membawa nama Kota Yogyakarta sekaligus mendorong perkembangan sektor ekonomi kreatif dan industri kopi.
“Karena ini membawa nama Jogja, otomatis kami dari Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan support dan hadir. Apalagi kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta,” ujar Wawan saat ditemui wartawan seusai menghadiri opening ceremony Jogja Coffee Week 2026 di JEC, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan JCW tahun ini menunjukkan perkembangan yang semakin besar. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta pameran yang mencapai 197 booth, serta keterlibatan berbagai pelaku usaha dan merek dari dalam maupun luar negeri.
Wawan menyebut kehadiran peserta internasional menjadi indikator bahwa kegiatan yang diselenggarakan di Yogyakarta memiliki daya tarik yang semakin luas.
“Luar biasa, ada beberapa stan dari luar negeri, khususnya dari Jepang. Kemudian ada juga warga dari beberapa negara, seperti Korea, Australia, dan negara lainnya. Saya melihat ada sekitar 19 negara yang terlibat,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor ekonomi di Yogyakarta, khususnya ekonomi kreatif, masih memiliki prospek yang baik. Pemerintah Kota Yogyakarta pun berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan memberikan dampak terhadap pelaku usaha maupun perekonomian daerah.
Wawan juga mengapresiasi perkembangan Jogja Coffee Week yang dinilai terus meningkat dari tahun ke tahun. Memasuki penyelenggaraan ke-6, JCW dinilai telah berkembang menjadi salah satu ruang pertemuan penting bagi ekosistem industri kopi.
“Dari tahun ke tahun ini terus berkembang. Dari penyelenggaraan pertama sampai yang ke-6 ini sangat besar dan luar biasa,” ungkapnya.
Ia bahkan berharap penyelenggaraan JCW pada tahun mendatang dapat semakin besar dengan memanfaatkan seluruh area yang tersedia di JEC.
“Harapannya tahun depan seluruh area JEC bisa terpakai, sehingga mungkin pesertanya bisa lebih dari 200 booth,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wawan mengajak masyarakat, khususnya para pencinta kopi, untuk turut hadir dan meramaikan Jogja Coffee Week.
Menurutnya, JCW bukan hanya menjadi ajang pameran produk kopi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai unsur dalam ekosistem industri kopi, mulai dari produsen, pelaku usaha, hingga konsumen.
“Untuk pencinta kopi, kami berharap mari hadir di Jogja Coffee Week. Ini menjadi tempat bertemunya para penggiat kopi, baik yang membuat, memproduksi, mengolah, menjual, maupun pembelinya. Semuanya berkumpul,” jelasnya.
Ia menyebut JCW dapat menjadi semacam pesta bagi para pencinta kopi sekaligus momentum untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarpelaku industri kopi.
“Jadi seperti pestanya para penggemar kopi,” pungkas Wawan. (Aga)

