Inflasi Banten Agustus 2026 Terkendali, Gubernur Andra Soni Pantau Ketat Pasokan Kebutuhan Pokok

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni memastikan tingkat inflasi di Provinsi Banten pada periode Agustus 2026 dalam kondisi terkendali. Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat melalui jaminan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok.

​“Alhamdulillah, inflasi pada Agustus 2026, baik secara month to month maupun year on year, posisinya masih terjaga,” ungkap Andra Soni usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual di Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten, Jalan Brigjen K.H. Syam’un, Kota Serang, Senin (7/9/2026).

​Menurut Gubernur Andra, konsumsi masyarakat merupakan motor penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, guna mengantisipasi kelangkaan pasokan di tengah musim kemarau, ia meminta seluruh pihak terkait untuk memastikan ketersediaan beras di pasaran.

​”Saat ini Provinsi Banten memasuki musim tanam ketiga. Kami terus memantau produksi beras secara intensif,” ucapnya.

​Andra Soni menjelaskan, beras merupakan bahan pokok utama bagi masyarakat. Untuk menjamin produksinya, pemerintah pusat dan daerah telah menggelontorkan anggaran yang signifikan pada periode 2025–2026 guna memperbaiki saluran irigasi. Hingga saat ini, tercatat sepanjang 81 kilometer saluran irigasi telah berhasil dibangun.

​”Pembangunan ini menaikkan indeks irigasi kita dari 52 persen menjadi 62 persen. Artinya, pada posisi musim kemarau seperti sekarang, ketersediaan air tetap terjaga. Mudah-mudahan target panen dan produksi beras kita tidak berkurang,” ujarnya.

​Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam sambutannya melalui sambungan virtual memaparkan, inflasi nasional secara tahun ke tahun (year on year) pada bulan Agustus 2026 mencapai 3,19 persen, sedangkan inflasi bulan ke bulan (month to month) berada di angka 0,21 persen.

​“Kenaikan ini disumbang oleh komoditas daging ayam ras, cabai rawit, dan beras. Kenaikan harga beras di daerah mana pun perlu diwaspadai dan segera diintervensi,” tegas Tito.

​Mendagri juga mengingatkan pemerintah daerah agar mewaspadai potensi penurunan produksi pertanian akibat kemarau panjang serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama kemajuan suatu wilayah.

​”Pertumbuhan ekonomi dibangun oleh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah yang meyakinkan bahwa uang beredar di masyarakat, peningkatan investasi, serta neraca ekspor-impor yang surplus,” paparnya.

​Di sisi lain, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Yusniar Juliana menyebutkan, inflasi Banten secara month to month pada Agustus 2026 tercatat sebesar 0,13 persen, sementara secara year on year mencapai 2,95 persen.

​“Secara tahun kalender, inflasi tercatat 1,31 persen. Inflasi bulanan ini didorong oleh andil kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik sebesar 0,11 persen,” terang Yusniar.

​Ia menambahkan, pada periode yang sama juga terjadi deflasi (penurunan harga) di sektor transportasi serta pada biaya pendidikan yang turun sebesar 0,22 persen. Adapun inflasi year on year utamanya didorong oleh komoditas daging ayam ras, sigaret kretek mesin, jagung manis, dan cairan pelembut pakaian.

​Berdasarkan sebaran wilayah, tingkat inflasi year on year tertinggi tercatat di Kabupaten Lebak (4 persen), disusul Kabupaten Pandeglang (3,9 persen), Kota Serang (3,2 persen), Kota Cilegon (3,1 persen), dan Kota Tangerang (2,2 persen).

​Sebagai langkah mitigasi berkelanjutan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Sofwan Kurnia merekomendasikan sejumlah strategi pengendalian inflasi daerah. Langkah tersebut meliputi operasi pasar bahan pangan, penguatan koordinasi antarlembaga, optimalisasi mesin pertanian, serta kepastian kelancaran jalur distribusi.

​”Selain itu, sangat penting untuk meningkatkan keakuratan dan kapasitas data, serta melaksanakan komunikasi publik yang efektif,” pungkasnya. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Sosialisasi Bangga Kencana di Pandeglang, Ade Rosi Singgung Kualitas Keluarga dan Musibah Kecelakaan TK
Gubernur Banten Andra Soni Ajukan Perubahan Perda BMD untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset
Eksekusi Dinilai Sewenang-wenang, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nelayan Ikut Bantu Evakuasi Penumpang Saat KMP Batumandi Terbakar
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel
Amankan Langit Banten, Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi dengan Satrad 401 Tanjung Kait
Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Keselamatan Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar Jadi Prioritas
Gubernur Banten Dorong REI Perluas Bantuan Rumah Layak Huni ke Lebak dan Pandeglang

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Ajukan Perubahan Perda BMD untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Eksekusi Dinilai Sewenang-wenang, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nelayan Ikut Bantu Evakuasi Penumpang Saat KMP Batumandi Terbakar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Amankan Langit Banten, Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi dengan Satrad 401 Tanjung Kait

Berita Terbaru