Herman Deru Pesan KKSS Sumsel Jangan Kehilangan Identitas, Bangga Jadi Orang Sulawesi

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru berpesan kepada jajaran Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sumsel agar tetap menjaga identitas dan jati diri sebagai masyarakat Sulawesi Selatan meski berada di tanah rantau.

Pesan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pelantikan BPW KKSS Sumsel Periode 2026–2031 di Palembang, Kamis (24/9/2026).

Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan hubungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) dan KKSS selama ini telah terjalin dengan sangat baik.

“Antara orang Sumsel dan KKSS belum pernah terjadi konflik. Jadi, KKSS ini benar-benar di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar Herman Deru.

Meski hidup rukun di tanah rantau, Herman Deru berpesan agar masyarakat Sulawesi Selatan di Sumsel tetap menjaga jati diri dan tidak kehilangan identitas.

“Jangan sampai hilang identitas. Banggalah menjadi orang Sulawesi,” tegasnya.

Herman Deru juga menitipkan peran strategis kepada KKSS di Sumsel yang dikenal sebagai daerah zero conflict atau daerah yang mengedepankan kerukunan dan keharmonisan masyarakat.

“Ada 73 asal daerah (suku) yang berdomisili di Sumsel. Maka, saya minta KKSS bisa menjadi perekatnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Abdul Kadir Karding, mengaku bersyukur dapat menghadiri pelantikan BPW KKSS Sumsel.

“Semoga kepengurusan yang baru dilantik ini bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Menurutnya, organisasi KKSS bukan sekadar menjadi sarana berkumpul bagi masyarakat Sulawesi Selatan di tanah rantau, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun jejaring dan menjaga tradisi meski jauh dari kampung halaman.

“Organisasi ini selain sebagai sarana berkumpul juga untuk membangun jejaring di tanah perantauan, kemudian agar bisa menjaga tradisi meski di tanah perantauan,” katanya.

Ia menyampaikan beberapa agenda prioritas yang harus dijabarkan oleh pengurus di daerah.

“Yang pertama membangun organisasi yang tertib dan kuat. Ini adalah potensi besar dalam membangun jejaring. Harapan ke depan ingin punya satu database. Yang kedua, konsolidasi mulai tingkat pusat hingga ke ranting-rantingnya,” tutupnya.

Pelantikan BPW KKSS Sumsel Periode 2026–2031 berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh masyarakat Sulawesi Selatan di Sumsel serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel / Forkopimda

Berita Terkait

Dua Kali Sumsel Raih Penghargaan TP2DD Tingkat Nasional, HDCU Perkuat Digitalisasi Daerah
Lidyawati Cik Ujang Dorong Perempuan Sumsel Mandiri Secara Ekonomi Lewat Pelatihan Chunky Bag
Sekda Sumsel Edward Candra Dorong OPD Perkuat Kualitas Kebijakan Berbasis Data
Herman Deru: Dunia Sudah Tak Berpagar, Wanita Sumsel Harus Jadi Filter Keluarga dari Budaya Asing
Herman Deru Minta MUI Sumsel Aktif Turun ke Masyarakat dan Jaga Akidah Umat
Sekda Edward Candra: Pemprov Sumsel Dorong Hubungan Industrial Berjalan Sesuai Aturan
Herman Deru Dorong Advertising Sumsel Tertib dan Estetik, Berkontribusi Tingkatkan PAD
Sekda Sumsel Edward Candra Pimpin Rapat Percepatan Digitalisasi Bansos 2026, Genjot Peran Agen Perlinsos dan IKD

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Dua Kali Sumsel Raih Penghargaan TP2DD Tingkat Nasional, HDCU Perkuat Digitalisasi Daerah

Jumat, 25 September 2026 - 09:15 WIB

Herman Deru Pesan KKSS Sumsel Jangan Kehilangan Identitas, Bangga Jadi Orang Sulawesi

Jumat, 25 September 2026 - 09:10 WIB

Lidyawati Cik Ujang Dorong Perempuan Sumsel Mandiri Secara Ekonomi Lewat Pelatihan Chunky Bag

Kamis, 24 September 2026 - 10:52 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Dorong OPD Perkuat Kualitas Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 23 September 2026 - 15:04 WIB

Herman Deru: Dunia Sudah Tak Berpagar, Wanita Sumsel Harus Jadi Filter Keluarga dari Budaya Asing

Berita Terbaru