Pesan Wagub Banten di Masjid Al-Azhom: Hati Bersih adalah Kunci Ketenangan Hidup

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Achmad Dimyati Natakusumah mengikuti rangkaian acara keagamaan

Achmad Dimyati Natakusumah mengikuti rangkaian acara keagamaan "Cahaya Hati Cahaya Indonesia" edisi Doa untuk Bangsa di Masjid Raya Al-Azhom

GERBANGPATRIOT.COM, Banten – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah hadir pada kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia edisi “Doa untuk Bangsa” di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang, Sabtu (26/9/2026) malam. Kegiatan keagamaan ini turut diisi dengan tausiah oleh Ustaz Derry Sulaiman, Habib Abdullah bin Ja’far Assegaf, dan Abi Amir Faishol Fath.

​Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati menyampaikan bahwa cahaya hati tidak hanya tercermin dari sikap dan perkataan, tetapi berawal dari kedekatan seseorang kepada Allah. Menurutnya, hati yang bersih akan membantu seseorang menjaga ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

​“Cahaya hati bukan hanya dari sikap dan kata-kata, melainkan bagaimana kita dekat dengan Allah. Dengan hati yang bersih, kita dapat menjaga ketenangan,” ungkap Wagub Dimyati.

​Lebih lanjut, Wagub Dimyati menjelaskan bahwa hati yang bercahaya akan membentengi seseorang dari sifat-sifat negatif, seperti mudah mengeluh, marah, maupun membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

​“Untuk menghindari hal-hal tersebut, kita harus memiliki hati yang baik dan bersih. Oleh karena itu, kita membutuhkan cahaya hati,” katanya.

​Ia juga mengingatkan kepada para jemaah yang hadir bahwa kehidupan dunia pada hakikatnya merupakan ujian dan permainan yang sementara. Jabatan, harta, dan takhta merupakan titipan yang pada waktunya akan ditinggalkan.

​Menurut Wagub Dimyati, bekal utama yang sesungguhnya adalah amal saleh, ilmu yang bermanfaat, serta berbagai kebaikan yang ditebarkan selama hidup di dunia.

​“Jabatan, harta, dan takhta itu semua hanya titipan dan tidak kekal. Yang kekal bagi kita adalah amal saleh, ilmu yang bermanfaat, dan kebaikan yang kita lakukan,” tuturnya.

​Di akhir sambutannya, Wagub Dimyati menilai bahwa kegiatan keagamaan seperti Cahaya Hati Cahaya Indonesia memiliki peran krusial dalam meningkatkan pemahaman spiritual sekaligus membangun karakter generasi muda. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi dorongan untuk menciptakan generasi muda Banten yang unggul.

​“Kita sebagai pemimpin Banten dan pemimpin bangsa harus bisa menjadikan anak-anak kita generasi yang hebat, saleh dan salihah, cerdas, serta bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya. (gla)

Sumber : Adpim 

Berita Terkait

Sosialisasi Bangga Kencana di Pandeglang, Ade Rosi Singgung Kualitas Keluarga dan Musibah Kecelakaan TK
Gubernur Banten Andra Soni Ajukan Perubahan Perda BMD untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset
Eksekusi Dinilai Sewenang-wenang, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nelayan Ikut Bantu Evakuasi Penumpang Saat KMP Batumandi Terbakar
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel
Amankan Langit Banten, Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi dengan Satrad 401 Tanjung Kait
Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Keselamatan Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar Jadi Prioritas
Gubernur Banten Dorong REI Perluas Bantuan Rumah Layak Huni ke Lebak dan Pandeglang

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Sosialisasi Bangga Kencana di Pandeglang, Ade Rosi Singgung Kualitas Keluarga dan Musibah Kecelakaan TK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Ajukan Perubahan Perda BMD untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Eksekusi Dinilai Sewenang-wenang, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nelayan Ikut Bantu Evakuasi Penumpang Saat KMP Batumandi Terbakar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel

Berita Terbaru