Soroti Pembangunan Infrastruktur, AMP3 Pandeglang Desak DPUPR Lakukan Pemeriksaan

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang — Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Pandeglang (AMP3) menggelar aksi penyampaian aspirasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang serta Kantor Bupati Pandeglang, Rabu (30/9/2026).

Dalam aksi tersebut, AMP3 menyoroti pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pandeglang, khususnya dugaan ketidaksesuaian material dan spesifikasi pekerjaan dengan ketentuan teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

AMP3 menilai pembangunan yang bersumber dari anggaran publik harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan memenuhi standar kualitas. Menurut mereka, pembangunan infrastruktur berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat sehingga penggunaan anggarannya perlu dapat dipertanggungjawabkan.

Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Pekerjaan

AMP3 meminta DPUPR Kabupaten Pandeglang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pekerjaan yang menjadi sorotan. Pemeriksaan tersebut meliputi material, volume, kualitas pekerjaan, RAB, spesifikasi teknis, serta dokumen kontrak.

Selain itu, AMP3 meminta pihak berwenang menindaklanjuti dugaan adanya setoran atau praktik yang dinilai tidak semestinya dalam pelaksanaan pekerjaan di lingkungan DPUPR Pandeglang.

Korlap I AMP3 Pandeglang, Imron, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk pengawasan mahasiswa dan masyarakat terhadap penggunaan anggaran pembangunan.

“Kami datang bukan untuk mencari-cari kesalahan pemerintah. Kami hadir untuk memastikan bahwa pembangunan yang menggunakan uang rakyat benar-benar dilaksanakan sesuai aturan. Jika terdapat pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, maka harus segera dievaluasi dan diperiksa secara terbuka,” ujar Imron.

Ia menegaskan, kualitas pembangunan harus sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Korlap II AMP3 Pandeglang, Novan Ahmad Fauzan, meminta pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan pengawasan masyarakat.

“Kami meminta DPUPR dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang tidak alergi terhadap kritik mahasiswa dan masyarakat. Dugaan ketidaksesuaian pekerjaan maupun dugaan praktik yang tidak semestinya harus dibuktikan melalui pemeriksaan yang transparan. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Imron kembali menekankan pentingnya pertanggungjawaban dalam penggunaan anggaran publik.

“Uang yang digunakan untuk pembangunan adalah uang rakyat. Maka rakyat berhak mengetahui bagaimana anggaran tersebut digunakan, bagaimana kualitas pekerjaannya, dan siapa yang bertanggung jawab apabila ditemukan ketidaksesuaian,” tegasnya.

Novan menambahkan, AMP3 akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan dan tindak lanjut dari pihak terkait.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan dan tindak lanjut dari pihak terkait. Infrastruktur yang berkualitas adalah hak masyarakat Pandeglang, bukan sekadar janji pembangunan,” ujarnya.

Empat Tuntutan AMP3

Dalam aksinya, AMP3 menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Pertama, meminta Kepala DPUPR Pandeglang melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi serta memastikan material yang digunakan memenuhi standar teknis.

Kedua, meminta Bupati Pandeglang melakukan evaluasi terhadap tata kelola pembangunan infrastruktur serta memastikan birokrasi bekerja secara transparan dan berintegritas.

Ketiga, meminta dilakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya setoran atau praktik yang dinilai tidak semestinya dalam pelaksanaan pekerjaan di lingkungan DPUPR Pandeglang.

Keempat, mendesak Kejaksaan Negeri Pandeglang melakukan telaah dan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran atau ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan RAB, kontrak, volume, dan spesifikasi teknis.

AMP3 menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap pembangunan di Kabupaten Pandeglang. Mereka mendorong pemerintah dan seluruh pihak terkait mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan pembangunan.(deni)

Berita Terkait

Program Cek Kesehatan Gratis Pemprov Banten Jangkau 7,2 Juta Warga, Dari Cek Gula Darah hingga Lacak TBC
Gubernur Andra Soni: Nilai Pancasila Harus Hidup dalam Budaya Kerja dan Pelayanan Publik ASN
Cegah Korupsi dari Lingkungan Kerja, PAKSI-API Banten Beri Penyuluhan ke Tenaga Kerja Haleyora Powerindo
Perluas Jangkauan ZIS, Wagub Dimyati Minta Optimalisasi UPZ di Kabupaten/Kota
Ditreskrimsus Polda Banten Ringkus Pelaku Tambang Batu Bara Tanpa Izin di Lebak
Wagub Dimyati Dorong Festival Anak Saleh Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
Dorong Ekonomi Daerah, Wagub Banten Dimyati: Kemajuan Wisata Ada di Tangan Generasi Penerus
Jembatan Leuwi Kukuk Dibangun Swadaya, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Gotong Royong Warga

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Andra Soni: Nilai Pancasila Harus Hidup dalam Budaya Kerja dan Pelayanan Publik ASN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Cegah Korupsi dari Lingkungan Kerja, PAKSI-API Banten Beri Penyuluhan ke Tenaga Kerja Haleyora Powerindo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perluas Jangkauan ZIS, Wagub Dimyati Minta Optimalisasi UPZ di Kabupaten/Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Ditreskrimsus Polda Banten Ringkus Pelaku Tambang Batu Bara Tanpa Izin di Lebak

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Wagub Dimyati Dorong Festival Anak Saleh Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Bandung

KDS Buka Pintu Kerja Sama Pengelolaan Si Jalak Harupat

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:47 WIB