GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang – Warga Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang ibu hamil 6 bulan yang diduga mengalami depresi berat akibat masalah rumah tangga.
Berkat kesigapan warga yang cepat melapor, organisasi kemasyarakatan Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) langsung turun tangan memberikan perlindungan dan tempat tinggal sementara bagi korban.
Ketua Umum Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Abas Ranta menjelaskan, korban kini mendapatkan pendampingan dan fasilitas penampungan di kantor RPM hingga proses persalinan selesai.
“Kami langsung bergerak cepat mengamankan korban demi keselamatannya sekaligus memberikan tempat perlindungan yang layak hingga ia melahirkan nanti,” ujar Abas, Jumat (9/10/2026).
Ia menambahkan kondisi psikologis korban sempat terguncang akibat akumulasi beban mental.
“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan jiwa ibu dan anak di dalam kandungan serta memulihkan kesehatan mentalnya secara bertahap,” ucap Abas.
Sementara Bendahara RPM, Weli menyatakan pihaknya akan memenuhi seluruh kebutuhan harian korban selama masa pemulihan.
“Kami menyediakan kebutuhan pokok serta ruang yang aman dan nyaman agar ia merasa tenang selama berada dalam pengawasan kami,” tutur Weli.
Weli juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang terdekat untuk mencegah kasus serupa.
“Kepedulian lingkungan sekitar sangat menentukan keselamatan jiwa seseorang yang sedang berada dalam titik terendah dalam hidupnya,” kata Weli.
Abas menegaskan pihaknya membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa saja yang memerlukan bantuan darurat terkait masalah sosial dan kemanusiaan di wilayah Banten.
“Kami siap siaga 24 jam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan demi mencegah hal-hal buruk yang tidak diinginkan,” tutup Abas.
Saat ini korban mendapatkan perlindungan khusus yang ramah perempuan dan anak di Sekretariat RPM Menes sesuai standar perlindungan sosial.(dni)















