Wagub Banten Dimyati Dorong Pencak Silat Jadi Muatan Lokal dan Ekskul di Sekolah

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Lebak – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong pencak silat untuk dijadikan muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di satuan pendidikan. Upaya ini dinilai penting guna membangun keberanian dan kepercayaan diri generasi muda, sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

​Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Santri Championship 2026 se-Provinsi Banten dan Jawa Barat di Auditorium Pondok Pesantren Modern Darel Azhar, Kabupaten Lebak, Jumat (23/10/2026).

​”Melalui pencak silat, kita melestarikan budaya. Pencak silat juga mengajarkan kita membela yang benar dan membantu yang lemah. Maka, saya ingin pencak silat ini dapat masuk ke sekolah, baik melalui mulok atau ekstrakurikuler,” ungkap Wagub Dimyati.

​Selain membangun keterampilan fisik, pencak silat diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik. Dimyati menekankan bahwa silat adalah warisan budaya yang perlu terus dilestarikan, dikembangkan, dan dikenalkan kepada generasi muda sejak dini.

​Pada kesempatan tersebut, Wagub Dimyati turut mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan yang diikuti oleh ribuan santri dari Banten dan Jawa Barat. Menurutnya, pesantren memiliki peran vital dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan bela diri.

​“Saya salut dengan Pondok Pesantren Darel Azhar. Pondok ini mengajarkan agama sekaligus mengajarkan silat,” jelasnya.

​Sementara itu, Ketua Pelaksana Pencak Silat Santri Championship 2026 Ues Surkuni memaparkan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 1.098 siswa dan santri. Peserta berasal dari berbagai daerah di Banten dan Jawa Barat, termasuk Sukabumi, Bogor, Indramayu, dan Purwakarta.

​Ia menuturkan, kejuaraan tersebut menjadi sarana bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan bela diri sekaligus membangun kesiapan fisik dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

​“Santri itu menegakkan kebenaran, maka fisiknya harus sehat,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia
Provinsi Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi
Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi
Warisi Nama Besar Pendahulu, Gubernur Andra Soni Dorong Sineas Muda Banten Terus Berkarya
Green Policing Polda Banten dan Jajaran Tanam 1.000 Pohon
Milad ke-8 PUB dan Baduy Lestari, Perkumpulan Urang Banten Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat
Tata Ulang Perangkat Daerah, Wagub Banten Dimyati: Struktur Ramping, Fungsi Maksimal
Dukung Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Andra Soni Siap Perluas Akses Keuangan Warga Banten

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Wagub Banten Dimyati Dorong Pencak Silat Jadi Muatan Lokal dan Ekskul di Sekolah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Provinsi Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Warisi Nama Besar Pendahulu, Gubernur Andra Soni Dorong Sineas Muda Banten Terus Berkarya

Berita Terbaru