GERBANGPATRIOT.COM, Bekasi – Desi Kurniati Malik resmi dilantik sebagai Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/11/2026). Ia menjadi perempuan pertama yang memimpin Desa Sukamulya setelah dilantik Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja bersama 153 kepala desa terpilih lainnya dalam pelantikan serentak.
Usai pelantikan, Desi menegaskan akan memprioritaskan penanganan banjir dan persoalan sampah dalam program 100 hari kerja pertamanya. Kedua persoalan tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, terutama menjelang musim penghujan.
Desi mengatakan, langkah awal pemerintah desa akan difokuskan pada penanganan persoalan lingkungan agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Prioritas awal saya adalah penanganan banjir dan sampah. Kita akan menghadapi musim hujan, sehingga persoalan lingkungan harus segera mendapatkan perhatian. Saya ingin langkah-langkah nyata bisa dirasakan masyarakat, bukan sekadar program di atas kertas,” tegas Desi.
Menurutnya, penanganan banjir dan sampah membutuhkan langkah konkret, mulai dari pemetaan titik rawan banjir, pembenahan saluran air, hingga pengelolaan sampah yang lebih baik. Ia juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya genangan maupun banjir.
Pelantikan Desi menjadi puncak perjuangannya dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamulya. Pilkades kali ini merupakan keikutsertaannya yang ketiga setelah dua kali mengikuti kontestasi sebelumnya. Desi mengaku bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang akhirnya mengantarkannya menjadi kepala desa.
“Saya bersyukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Bapak Bupati dr. Asep Surya Atmaja dan jajaran DPMD, panitia Pilkades Sukamulya, BPD Sukamulya, seluruh relawan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepada saya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar suaminya, Heri Samsuri, yang terus memberikan dukungan selama proses Pilkades.
“Terima kasih juga kepada keluarga besar suami saya, Heri Samsuri, yang selalu memberikan dukungan, doa, tenaga, dan semangat. Perjuangan ini bukan perjuangan saya sendiri, tetapi perjuangan bersama banyak orang yang percaya bahwa Sukamulya bisa menjadi lebih baik,” tuturnya.
Desi mengatakan, kepercayaan masyarakat akan dijawab melalui pemerintahan desa yang terbuka, pelayanan publik yang lebih baik, serta pengelolaan anggaran dan aset desa secara transparan dan akuntabel.
Ia berkomitmen memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan tidak hanya berorientasi pada kepentingan kelompok tertentu. Terpilihnya Desi sebagai kepala desa perempuan pertama di Sukamulya diharapkan menjadi momentum baru bagi pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Desi akan menjalankan masa jabatan periode 2026–2034. Program 100 hari kerja pertamanya diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun fondasi pemerintahan desa yang lebih baik, khususnya dalam menangani persoalan banjir dan sampah.
Dengan demikian, keberhasilan kepemimpinannya tidak hanya ditandai dengan sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat, tetapi juga melalui perubahan nyata yang dirasakan masyarakat Desa Sukamulya.(Hans)















