Jadwal LRT Kembali mengalami Perubahan Setelah di Bukanya Stasiun Punti Kayu

Senin, 24 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIO.COM-Jadwal Light Rail Transit (LRT) di Palembang kembali mengalami perubahan.

Senin (24/9/2018) dipastikan ada penambahan jadwal, setelah dibukanya stasiun Punti Kayu.

Sebelumnya hanya stasiun DJKA/Opi, Jakabaring, Ampera, Cinde, Bumi Sriwijaya, Asrama Haji dan Bandara, Kini bertambah stasiun Dishub yang dibuka operasional pada Kamis (20/9/2018). Dan Stasiun Punti Kayu

Stasiun Dishub ini sendiri terletak strategis dengan kompleks perkantoran pemprov Sumsel. Bahkan bisa efektif bagi para Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di beberapa instansi.

Hadirnya stasiun Dishub juga membuat jadwal baru untuk waktu kedatangan dan keberangkatan khususnya di stasiun Dishub.

Sebaiknya para PNS agar mencatat waktu operasional LRT di Dishub agar tak ketinggalan.

Selain itu, hadirnya Stasiun Punti Kayu diharapkan mampu menarik masyarakat.

Sebab lokasi Punti Kayu sebagai lokasi wisata diharapkan mampu memecah kemacetan.
Karena, disetiap waktu libur lokasi tersebut kerap kali mengalami kemacetan karena padatnya kendaraan.

Masyarakat  Kota Palembang diminta untuk menjadikan pengunaan moda transportasi massal kereta api ringan atau LRT (light rail transit) sebagai gaya hidup seperti halnya di kota besar lainnya.

Untuk trainset pertama dari stasiun DJKA atau Opi mulai pukul 04.37 sampai di bandara 05.39

Sedangkan dari Bandara pukul 06.15 sampai di DJK pukul 07.17.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kondisi Palembang sudah bergerak menuju kota metropolitan meski belum semacet Jakarta.

“Seperti halnya warga Jakarta yang sudah akrab dengan transportasi massal, sepatutnya Palembang juga begitu,” katanya saat acara sosialisasi Payo Naek LRT, Life Style Baru Wong Kito di Palembang.

Budi mengatakan LRT diharapkan mengubah gaya hidup masyarakat di Kota Palembang seperti halnya telepon pintar (gawai) yang mampu mengubah kultur sosial.

LRT yang memiliki sejumlah fasilitas seperti pendingin ruangan, CCTV, wifi dan toilet akan mengajak warga Palembang akrab dengan fasilitas modern.

“Selain itu, LRT menuntut pengunanya untuk tepat waktu dan mau antre atau suatu yang positif untuk gaya hidup ‘Wong Kito’. Tinggal lagi tantangan ada di masyarakatnya, bisa tidak,” kata Budi.

LRT Sumsel ini sudah beroperasi untuk penumpang sejak 15 hari terakhir, meski sementara ini khusus diproyeksikan untuk kalangan PNS, TNI dan Polri.

Menurut Budi, LRT ini sudah siap digunakan masyarakat umum karena sudah memenuhi persyaratan baik standar kontruksi maupun standar keselamatan.(Har/Net)

 

Berita Terkait

Herman Deru Dorong Solusi Jangka Panjang Karhutla, Kanal dan Pompa Air Disiapkan
Herman Deru Dorong Kelancaran Proyek TBB Kramasan, Pastikan Potensi SDA Sumsel Dioptimalkan
Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia
Turun Langsung Pastikan Penanganan Karhutla, Herman Deru Dan Wamen LH Perkuat Kolaborasi Pusat-Daerah tangani Kerhutla di Sumsel
Gubernur Herman Deru Tegaskan Kolaborasi dengan BPKP untuk Jaga Akuntabilitas di Tengah Tekanan Fiskal
Wagub Cik Ujang Dengarkan Pandangan Umum Fraksi DPRD Sumsel terhadap Raperda APBD 2027
Herman Deru Hibahkan Lahan Eks DPMPTSP, Perluasan Kolam Retensi Simpang Polda Dikebut
Wagub Cik Ujang Ajak TNI-Polri dan Rakyat Bersinergi Atasi Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Herman Deru Dorong Solusi Jangka Panjang Karhutla, Kanal dan Pompa Air Disiapkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Herman Deru Dorong Kelancaran Proyek TBB Kramasan, Pastikan Potensi SDA Sumsel Dioptimalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Turun Langsung Pastikan Penanganan Karhutla, Herman Deru Dan Wamen LH Perkuat Kolaborasi Pusat-Daerah tangani Kerhutla di Sumsel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Kolaborasi dengan BPKP untuk Jaga Akuntabilitas di Tengah Tekanan Fiskal

Berita Terbaru