Disdik Akan Merger Sekolah Dasar, Komisi IV DPRD Kota Bekasi Gagas Zona Mutu

Selasa, 8 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang rencananya akan melakukan merger (penggabungan) beberapa sekolah dasar di kota Bekasi berlangsung di ruang komisi IV pada Selasa (8/1/2019). Hadir pada rapat tersebut, kepala Dinas Pendidikan kota Bekasi, Ali Fauzi beserta Kabid Sarpras Disdik Bekasi, Krisman Irwandi. Dari komisi IV hadir, Daddy Kusradi (fraksi PKS), Heri Purnomo (PKS) dan Haji Epi (Fraksi Gerindra).

Anggota Komisi IV Heri Purnomo menyatakan dari jumlah 419 sekolah, yang merger itu 110 akan dibuat menjadi 50 Unit Sekolah Baru (USB). Selebihnya nanti gedung-gedung tersebut akan dioptimalkan penggunaannya.

Sementara itu di kota Bekasi sendiri keberadaan sekolah SMP masih sangat kurang dan rencananya tahun ini dari 49 sekolah akan ditambah 10 USB sehingga totalnya menjadi 59 sekolah.

Politisi PKS Heri Purnomo mengatakan penyebaran pemerataan peserta didik di masing-masing kelurahan saat ini memang masih belum terlaksana dengan optimal.

“Makanya saya minta kepada dinas pendidikan untuk pemerataan secara adil sesuai perkembangan jumlah penduduk yang ada di kelurahan maupun kecamatan. Sehingga ter-cover. Kalau misalnya Tidak tercover, saya juga minta ada arahan lagi atau penempatan lagi sekolah yang memang padat penduduk. Idealnya satu kelurahan 1 bahkan 2 sekolah kalau memang terpenuhi oleh Disdik bekasi,” jelasnya.

Rencana merger ini dirasa baik dilaksanakan demi efisiensi anggaran, efisiensi aset hingga kepegawaian. “Agar ini bisa dioptimalkan. Sesuai tupoksi masing-masing,” ungkapnya.

Heri Purnomo menegaskan jika sekolah sudah merger, akan muncul zona mutu yang merupakan gagasan dari komisi IV.
Hal tersebut dilakukan agar sekolah mampu menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas.

“Bukan cuma kepsek yang dirotasi tapi guru yang berprestasi juga dirotasi. Bisa menikmati perjuangan teman lain di sekolah yang bersangkutan, jangan sampai hanya satu sekolah yang bermutu,” terangnya.

“Makanya guru-guru teladan dan bermutu harus siap ditempatkan di sekolah-sekolah,” imbuhnya.

Rotasi sendiri akan dilaksanakan sesuai gugus atau tempat tinggal. Idealnya tempat tinggal. Sehingga bisa menghemat tenaga juga biaya.

“Sekolah itu terdata dari 10 USB ini akan merata ke 12 kecamatan. Kurang dua kecamatan lagi.
Nanti akan dipetakan lagi oleh dinas terkait. Ada janji penempatan USB sesuai jumlah peserta didiknya di sana,” tambah Heri.

Di akhir 2018, kata Heri angggaran sudah digulirkan untuk ini. Jika tidak memadai akan memakai anggaran perubahan atau anggaran tahun 2020.

Opsi lainnya masih bisa menggunakan bangunan sekolah-sekolah SDN yang ada.

“Nanti mungkin ada anggaran rehab, renovasi, SD jadi SMP. Nah ini harus ada corak berbeda. Jangan sampai ada beban psikologis pada anak karena lokasinya yang sama,” ujarnya.

Disdik kota Bekasi juga memiliki wacana akan ada PPDB Online berbasis zona. Tidak berbasis NEM.

“Berarti ini pemerataan peserta didik di daerah masing-masing. Kalau terjadi kepadatan peserta didik, maka akan dilihat dari nilai,”

Disdik sendiri menyatakan ini sudah sesuai Juklak dan Juknis dari pusat.

“Saya hanya melihat kondisi saja selama ini berdasarkan kedekatan wilayah. Takutnya ada mental peserta didik berpikir yang penting lulus. Tidak terpenuhi kualitas standard NEM yang penting sudah dapat sekolah terdekat. Itu yang saya kritisi.
Saya takutnya ada peserta didik, kedepannya sudah terjamin di tempat terdekat, nilai tidak jadi patokan,” imbuhnya. (Amn)

 

Sumber : bekasimedia.com

Berita Terkait

Batik Lokal Berbalut Sportwear, BCFM 2026 Dukung dan Sambut Porprov Jabar 2026
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Apresiasi Prestasi Aparatur dan Warga, dari Inovasi Pelayanan hingga Panggung Internasional
Wali Kota Bekasi Dorong Perlindungan Santri dan Penguatan Koordinasi Penanganan Kasus Kekerasan
238 ASN Terima Penghargaan, Ini Pesan Wawali Harris Bobihoe
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Wali Kota Bekasi Meriahkan Festival Olahraga Bekasi Barat, Jadikan Momentum Tingkatkan Kebersamaan Dan Kepedulian
Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Rinjani di Harapan Jaya, Ruang Terbuka Untuk Lingkungan yang Sehat dan Nyaman
Lestarikan Warisan Budaya, Disdik Kota Bekasi Perkuat Penggunaan Bahasa Ibu di Jenjang SMP

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Batik Lokal Berbalut Sportwear, BCFM 2026 Dukung dan Sambut Porprov Jabar 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Apresiasi Prestasi Aparatur dan Warga, dari Inovasi Pelayanan hingga Panggung Internasional

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Wali Kota Bekasi Dorong Perlindungan Santri dan Penguatan Koordinasi Penanganan Kasus Kekerasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:39 WIB

238 ASN Terima Penghargaan, Ini Pesan Wawali Harris Bobihoe

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Berita Terbaru