Kerjasama dengan UGM, Menko AHY Dorong Penguatan Koridor Hijau dalam Pembangunan Infrastruktur

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong penguatan koridor hijau sebagai bagian integral pembangunan infrastruktur nasional. Bersama Kementerian PU, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup, Jasa Marga, dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Menko AHY menegaskan pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada fungsi fisik, tetapi juga harus menghadirkan ekosistem yang sehat, resik, dan indah.

Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat melakukan penanaman pohon di koridor Tol Prambanan–Purwomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam rangka gerakan nasional pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) pada momentum Hari Bumi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari visi Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini kita ingin mengawal bukan hanya inisiatif, melainkan harus menjadi kebijakan, kebijakan yang menyentuh langsung hajat hidup kita semua,” ujar Menko AHY.

Menurut Menko AHY, keberadaan koridor hijau di sepanjang jalan tol merupakan langkah strategis untuk menyerap emisi karbon, mengurangi polusi udara, sekaligus membantu mitigasi krisis iklim dan ancaman bencana ekologis. Selain itu, penghijauan di kawasan jalan tol juga meningkatkan estetika serta kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.

“Kita tidak ingin pembangunan hanya sekadar benda mati, tetapi harus mampu menghadirkan ekosistem yang sehat, resik, dan indah,” tegas Menko AHY.

Ia menambahkan, pemanfaatan ruang milik jalan untuk penghijauan menjadi solusi konkret di tengah keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan pembangunan kawasan perkotaan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dinilai penting agar pengembangan koridor hijau berjalan berkelanjutan dan berbasis kajian ilmiah.

Menko AHY menekankan upaya menghadapi krisis iklim tidak bisa berhenti pada wacana. Diperlukan kebijakan yang terintegrasi, konsisten, dan diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

“Net zero emission tidak boleh hanya menjadi jargon. Harus ada langkah nyata yang bisa dirasakan,” kata Menko AHY.

Selain itu, Menko AHY mengingatkan pengembangan ruang terbuka hijau merupakan amanat undang-undang tata ruang, di mana setiap wilayah ditargetkan memiliki minimal 30 persen ruang terbuka hijau. Pemerintah terus mendorong berbagai terobosan agar target tersebut dapat dicapai secara bertahap.

“Sesuai amanat undang-undang tata ruang, kita terus berikhtiar memenuhi target minimal 30 persen ruang terbuka hijau di setiap wilayah,” ujarnya.

Menko AHY juga menegaskan pembangunan infrastruktur harus tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur dibangun untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan konektivitas, namun keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas utama.

“Infrastruktur untuk menghadirkan kesejahteraan untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, tidak boleh ada wilayah yang tertinggal,” ujar Menko AHY.

Ruas Tol Prambanan-Purwomartani diharapkan dapat segera beroperasi secara optimal untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk pada periode dengan trafik tinggi. Pemerintah juga terus mendorong percepatan pembangunan sekaligus memastikan pemeliharaan infrastruktur berjalan baik guna menjaga keselamatan dan efisiensi transportasi.

Menko AHY menegaskan pengembangan koridor hijau membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat.

“Ini adalah standar baru infrastruktur nasional. Kita ingin mengakselerasi ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan bumi demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Menko AHY.

Dalam kegiatan ini, Menko AHY disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi DI Yogyakarta Ni Made Dwipanti Indrayanti, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DI Yogyakarta Sepyo Achanto.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Dr. Ir. Roy Rizali Anwar, Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Dr. Drs. Rasio Ridho Sani, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Wakil Rektor UGM Arief Setiawan Budi Nugroho, Dekan Fakultas Kehutanan UGM Ir. Sigit Sunarta, dan Direktur Utama PT Jasamarga Jogja–Solo Rudy Hardiansyah.

Menko AHY didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, serta Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra.(lsi)

Sumber : KemenkoInfra

Berita Terkait

Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya
Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi
Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan
WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya
Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan
Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda
Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda

Berita Terbaru