Tentang Hari Buruh 1 Mei

Rabu, 1 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – 1 Mei ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day. Bagaimana hari itu bisa ditetapkan?

Saat itu, pada 1 Mei 1886 350.000 buruh mogok massal di beberapa tempat di Amerika Serikat (AS). Mereka diorganisir oleh Federasi Buruh Amerika. Kaum pekerja menuntut perbaikan kesejahteraan dan jam kerja 8 jam sehari. Pada saat itu, buruh dipaksa bekerja hingga 15 jam sehari.

Kemudian pada 3 Mei 1886, pemerintah mengirim sejumlah polisi untuk meredam mogok kerja di pabrik McCormick. Polisi menembaki para buruh yang melakukan aksi mogok. Empat orang tewas, puluhan luka-luka. Kalangan buruh pun marah dan mereka melakukan aksi pada 4 Mei di lapangan Haymart.

Aksi yang diikuti puluhan ribu buruh ini awalnya berjalan damai. Namun tiba-tiba sebuah bom meledak. Tidak diketahui siapa yang meledakkan bom. Seorang polisi tewas dan belasan terluka. Polisi membalas dengan menembaki para buruh.

Akibat kejadian ini, tokoh buruh ditangkap dan diadili. Bahkan pimpinan buruh pun dijatuhi hukuman gantung. Masyarakat marah atas hasil pengadilan tersebut. Mereka mendesak pemerintah untuk membebaskan para aktivis buruh yang ditahan. Aktivis buruh pun dibebaskan. Sejak saat itulah diperingati sebagai Hari Buruh.

Di Indonesia, setelah era Orde Baru berakhir, setiap tanggal 1 Mei marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Kemudian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat itu memberikan kado bagi para buruh. Pemerintah Indonesia menjadikan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei sebagai hari libur nasional. Libur 1 Mei mulai berlaku 2014.

Selamat Hari Buruh!

Sumber : detik.com/Mon

Berita Terkait

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”
Myanmar Jadi Negara ke-13 Peserta Asia Mini Football Championship 2027 di Jakarta
Pertemuan G20 FMCBG, Wamenkeu Juda Agung Tekankan Pentingnya Reformasi Pro-Pertumbuhan
Membawa Salam dan Doa Presiden, Mendagri Jenguk Wali Nanggroe di Penang
Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN
UMJ Press dan APPTIMA Wakili Indonesia Dalam International Publishers Congress 2026 di Malaysia
Peluang Emas! Jerman Buka Pintu bagi Tenaga Kerja Indonesia untuk Bekerja dan Menetap
UMY Gencarkan Internasionalisasi melalui Kolaborasi Akademik dan Beasiswa di Laos

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:03 WIB

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Selasa, 22 September 2026 - 20:10 WIB

Myanmar Jadi Negara ke-13 Peserta Asia Mini Football Championship 2027 di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 15:53 WIB

Pertemuan G20 FMCBG, Wamenkeu Juda Agung Tekankan Pentingnya Reformasi Pro-Pertumbuhan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:52 WIB

Membawa Salam dan Doa Presiden, Mendagri Jenguk Wali Nanggroe di Penang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Berita Terbaru