BPBD Kota Bekasi Gelar Rapat Persiapan Rencana Kontijensi

GERBANGPATRIOT.COM – Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini BPBD Kota Bekasi selaku leading sektor,  menggelar rapat persiapan penyusunan dokumen rencana kontijensi BPBD  Kota Bekasi, 8 November 2019. Hadir dalam kesempatan tersebut, staf ahli Walikota Bekasi Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Drs. Sudarsono, M. Si, BPDB Kota Bekasi, Edy Sukamto, narasumber dari BMKG, Rasmid dan narasumber dari BNPB, Anton Agus dan para tamu undangan lainya.Dalam sambutannya, Walikota Bekasi Rahmat Efendi  yang dibacakan staf ahli Walikota Bekasi Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Drs. Sudarsono, M. Si, mengatakan, secara geografis, geologis, hidrologis dan sosiodemografis, kota bekasi merupakan wilayah  yang rawan terhadap bencana baik bencana banjir, puting beliung, gempa bumi  dan bencana sosial.

Setiap bencana, lanjutnya, selalu menimbulkan permasalahan kemanusiaan serta dampak sosial bagi masyarakat yang tidak dapat dinilai dengan materi. bencana selain menimbulkan korban materi , korban jiwa, juga menghancurkan beberapa sektor seperti perumahan, infrastruktur, sektor sosial ekonomi, dan lintas sektor.

“Bencana yang terjadi di kota bekasi pada akhir-akhir ini membuat masyarakat yang, terkena bencana bisa menjadi resah, namun pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk mendapat pelayanan  dan  perlindungan berdasarkan

standar pelayanan minimum mulai dari pencarian, penyelamatan, evakuasi, pertolongan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana meliputi pangan, sandang, air bersih dan sanitasi, pelayanan kesehatan, dan penampungan/hunian sementara,” jelasnya.

“Disamping bencana banjir yang ada di kota bekasi bahwa kita juga mempunyai ancaman bencana gempa bumi yang akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah indonesia untuk itu perlunya penyusunan  dokumen rencana kontijensi bpbd kota bekasi khususnya gempa bumi untuk mengurangi risiko yang timbul akibat bencana,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pada saat tanggap darurat bencana terdapat berbagai permasalahan antara lain membutuhkan waktu yang sangat cepat, kebutuhan logistik dan evakuasi yang mendesak dan berbagai kesulitan koordinasi antara lain yang disebabkan karena banyaknya institusi yang terlibat dalam penanganan darurat bencana,  dalam pengerahan sumberdaya, disitulah  peran pemerintah harus hadir.

“Untuk itu, diperlukan koordinasi yang lebih intensif dalam rangka memperlancar penyelenggaraan penanganan darurat bencana. Sehubungan dengan hal tersebut diatas perlu sinergitas dari berbagai instansi/ institusi yang ada di kota bekasi. namun kita sadari bersama, bahwa sampai saat ini perspektif bencana belum menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat,” tandasnya.

Masih membacakan sambutan Walikota, diakhir sambutan, Drs. Sudarsono menerangkan, bahwa rapat yang digelar bertujuan untuk meningkatkan fungsi  koordinasi,  yang intensif dan yang lebih baik serta merencanakan persiapan yang lebih  matang untuk persiapan rencana aksi.

“Disamping itu, kegiatan hari ini juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi pelaksana BPBD, hingga ketika terjadi bencana BPBD  senatiasa melaksanakan fungsinya dalam penanggulangan bencana. Selanjutnya mampu memberikan tugas pengkajian secara cepat dan tepat dilokasi bencana dalam waktu tertentu dalam rangka mengidentifikasi cakupan lokasi bencana, jumlah korban, kerusakan prasarana dan sarana, gangguan terhadap fungsi pelayanan umum dan pemerintahan  serta tugas tambahan membantu pusdalops penanggulangan bencana BPBD yang terkait dalam penanganan darurat bencana,” pungkasnya seraya berharap BPBD Kota Bekasi terus mengoptimalkan peranya guna menunjang tercapainya visi kota bekasi yang “ cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ikhsan”.(ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *