Pengukuhan Komite dan Forum Kreatif Bantul: Langkah Nyata Menuju Kabupaten Kreatif Dunia

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM,  Bantul – Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih secara resmi mengukuhkan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Bantul dan Forum Kreatif Bantul periode 2025–2028 di Bangsal Rumah Dinas Bupati, Selasa (14/10/2025).

‎Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya sektor ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian Bantul.

‎“Kabupaten Bantul tidak memiliki sumber daya alam yang besar, tetapi kita memiliki kreativitas. Itulah kekuatan sejati kita,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta.

‎Menurut Bupati, ekonomi kreatif bukan sekadar aktivitas seni, tetapi juga inovasi dan nilai tambah dari ide manusia.

‎Ia menjelaskan, “Berdasarkan undang-undang Nomor 24 Tahun 2019, ekonomi kreatif merupakan perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual. Di Bantul, hampir semua subsektor seperti kriya, musik, film, hingga desain tumbuh pesat dan berkontribusi signifikan terhadap PDRB daerah.”

‎Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas kreatif agar Bantul mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

‎Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Bantul, Azfa Mutiara Ahmad Pabulo, menegaskan visi besar lembaganya untuk menjadikan Bantul sebagai Kabupaten Kreatif Dunia berbasis Crafts and Folk Art.

‎“Kami ingin membangun ekosistem kreatif yang berdaya saing global, berkelanjutan, dan tetap berpijak pada kearifan lokal,” ujarnya.

‎Ia juga menjelaskan rencana kerja hingga 2028, mulai dari pembentukan jejaring hexahelix, sertifikasi pelaku kreatif, hingga penguatan city branding “Bantul City of Crafts and Folk Art”.

‎Kepala Bappeda Bantul, Ari Budi Nugroho, menambahkan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah strategis untuk melanjutkan capaian sebelumnya.

‎“Tahun 2022 Bantul masuk 5 besar Kemenpan dan tahun 2024 masuk nominasi UNESCO. Ini bukti nyata bahwa kreativitas warga Bantul diakui dunia,” tuturnya.

‎Ia berharap sinergi yang terbangun melalui Komite dan Forum Kreatif Bantul dapat mempercepat terciptanya ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global.(waw)

Berita Terkait

Kasus Alun-Alun Kidul, Polresta Yogyakarta Tetapkan Ipda S sebagai Terduga Pelanggar
Perkuat ISPO Pekebun Swadaya, BPDP Kementan Dorong Sawit Berkelanjutan di Bengkulu Selatan
Menatap 2029, PSI Bantul Perkuat Konsolidasi dan Panaskan Mesin Organisasi
Seniman Yogyakarta Susilo Nugroho Den Baguse Ngarso Berpulang
Dinas Kebudayaan DIY Hadirkan Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026
Cintya Amanda Resmi Duduk di DPRD DIY, Bawa Amanah Baru
Tim ERC UMY Raih Juara II KKI 2026 lewat Kapal Listrik Kendali Jarak Jauh
Pantau Harga di Pasar Prambanan, Mendag Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Pangan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:16 WIB

Perkuat ISPO Pekebun Swadaya, BPDP Kementan Dorong Sawit Berkelanjutan di Bengkulu Selatan

Senin, 21 September 2026 - 23:12 WIB

Menatap 2029, PSI Bantul Perkuat Konsolidasi dan Panaskan Mesin Organisasi

Senin, 21 September 2026 - 19:50 WIB

Seniman Yogyakarta Susilo Nugroho Den Baguse Ngarso Berpulang

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WIB

Dinas Kebudayaan DIY Hadirkan Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026

Senin, 21 September 2026 - 16:55 WIB

Cintya Amanda Resmi Duduk di DPRD DIY, Bawa Amanah Baru

Berita Terbaru