Senin, 13 April 2026

Iran mewajibkan kapal mengikuti rute khusus yang telah ditentukan serta memenuhi perizinan ketat di Selat Hormuz. (Anadolu)
Dalam laporan tersebut disebutkan, para pemilik kapal dari berbagai negara kini tengah bernegosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam guna memperoleh izin melintas di jalur strategis tersebut. Iran juga disebut mewajibkan kapal mengikuti rute khusus yang telah ditentukan serta memenuhi perizinan ketat.
Kebijakan ini muncul di tengah dinamika geopolitik kawasan yang masih bergejolak. Pada Rabu (8/4/2026) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran selama dua pekan.
Sehari berselang, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka untuk pelayaran internasional. Jalur ini diketahui menjadi lintasan vital bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, termasuk produk petroleum dan gas alam cair (LNG).
Meski demikian, pembatasan jumlah kapal dan tingginya biaya lintasan berpotensi memicu tekanan baru pada rantai pasok energi global serta meningkatkan ongkos distribusi di pasar internasional. (Sputnik/RIA Novosti)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB
Belajar Dakwah di Negeri Sakura, Mahasiswa KPI UMY Jalani Magang Internasional di Japan Da’wah CentreKamis, 24 September 2026 - 21:03 WIB
Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”Selasa, 22 September 2026 - 20:10 WIB
Myanmar Jadi Negara ke-13 Peserta Asia Mini Football Championship 2027 di JakartaRabu, 2 September 2026 - 15:53 WIB
Pertemuan G20 FMCBG, Wamenkeu Juda Agung Tekankan Pentingnya Reformasi Pro-PertumbuhanJumat, 28 Agustus 2026 - 07:52 WIB
Membawa Salam dan Doa Presiden, Mendagri Jenguk Wali Nanggroe di PenangBerita Terbaru

BEKASI
Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..
Minggu, 1 Nov 2026 - 15:39 WIB

JAWA TENGAH
Minggu Kasih di Wonokarto, Kapolres Wonogiri Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kondusivitas
Minggu, 1 Nov 2026 - 15:34 WIB

JAKARTA
Fathan Subchi, Pengabdian yang Berpulang, Kebaikan yang Tetap Dikenang
Minggu, 1 Nov 2026 - 15:30 WIB

Yogyakarta
Lewat Pesparawi 2026, Harda Kiswaya Gaungkan Semangat Kerukunan dan Toleransi
Minggu, 1 Nov 2026 - 14:42 WIB

Yogyakarta
Jaga Warisan Leluhur, Susanto Dwi Antoro Dorong Eksistensi Langen Beksan
Minggu, 1 Nov 2026 - 14:37 WIB


