Pelantikan BWI DIY 2026–2029 Ditandai Penyerahan Piagam Izin Nazhir Wakaf

‎GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Peresmian Badan Wakaf Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai nazhir wakaf resmi ditandai dengan penyerahan piagam izin oleh Wakil Ketua BWI, Tatang Astarudin, kepada Ketua BWI DIY, Misbahrudin.

Momentum ini berlangsung dalam pelantikan pengurus BWI DIY masa jabatan 2026–2029 di Aula Kanwil Kemenag DIY, Rabu (22/4/2026), yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Tahun 2026/1447 H.

Dalam sambutannya, Tatang menegaskan pentingnya orientasi manfaat dalam pengelolaan wakaf.

“Yang terpenting bukan jabatan yang kita emban, melainkan jejak manfaat yang kita tinggalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, wakaf harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat, bahkan ketika para pengelola sudah tidak lagi menjabat.

Tatang juga menyoroti peran strategis wakaf dalam perekonomian nasional.

“Melalui pengelolaan wakaf produktif, dana yang terkumpul dapat menggerakkan sektor riil dan membantu mengatasi berbagai tantangan ekonomi,” katanya.

Ia menekankan, transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadi kunci utama.

“Kita ingin wakaf menjadi bagian dari solusi kebangsaan,” tegasnya.

Sementara itu, Misbahrudin menyebut piagam nazhir sebagai amanah besar yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata.

“Ini bukan sekadar legalitas, tapi tanggung jawab untuk menghadirkan manfaat wakaf yang lebih luas dan produktif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengurus BWI DIY memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi wakaf agar berdampak langsung pada kesejahteraan umat.

Acara pelantikan dan musyawarah kerja ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Kanwil Kemenag DIY, perwakilan pemerintah daerah, otoritas keuangan, hingga organisasi keagamaan dan lembaga filantropi.

Kehadiran lintas sektor ini memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengelolaan wakaf yang profesional, modern, dan berdampak luas bagi masyarakat. (waw)