UMY Dorong UMKM Naik Kelas, Fokus pada Kemasan Higienis dan Halal

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kemasan produk bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) kader Aisyiyah Pakem. Kegiatan yang digelar pada Ahad (26/4/2026) di Limasan Watu Adeg ini menekankan pentingnya kemasan sebagai faktor penentu daya saing produk di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Di era digital, kemasan tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi _“silent salesman”_ yang mampu menarik perhatian konsumen. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam aspek tampilan kemasan, sehingga produk berkualitas kerap kalah bersaing di pasaran.

Melihat kondisi tersebut, UMY melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Reguler menghadirkan pelatihan yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu kemasan higienis, estetis, dan halal. Program ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian sejak 2023, yang sebelumnya telah mencakup pelatihan digital marketing dan pemasaran berbasis e-commerce.

Perwakilan PCA Aisyiyah Pakem, Sri Wahyuni, dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada modal finansial, tetapi juga modal mental, jejaring, serta kemampuan pemasaran. Hal ini sejalan dengan tujuan pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri pelaku usaha.

Ketua Tim Pengabdian UMY, Dr. Nanik Prasetyoningsih, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kemasan memiliki peran strategis dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

“Produk dengan rasa yang baik belum tentu diminati jika tidak didukung kemasan yang menarik. Sebaliknya, kemasan yang eye-catching mampu meningkatkan minat beli secara signifikan,” ungkapnya.

Materi pelatihan juga menghadirkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati, S.E., M.Si., yang memaparkan bahwa kemasan ideal harus memenuhi fungsi keamanan, daya tarik visual, kejelasan informasi label, serta efisiensi distribusi. Selain itu, aspek halal juga menjadi perhatian penting, mulai dari bahan kemasan hingga proses produksi.

Kegiatan semakin interaktif melalui sesi praktik bersama Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG) DIY. Peserta diajak mengenal berbagai jenis bahan kemasan, seperti plastik food grade, kemasan foil, hingga kemasan ramah lingkungan, serta teknik pengemasan modern seperti _vacuum packaging_ dan _modified atmosphere packaging_ (MAP).

Tim pengabdian yang terdiri dari Dr. Nanik Prasetyoningsih, S.H., M.H. (ketua), Prof. Dr. Yeni Widowaty, S.H., M.Hum., Sudirman Budi Santosa, serta mahasiswa Muhammad Nur Rifqi Amirullah berkomitmen menjadikan PCA Aisyiyah Pakem sebagai pusat pembinaan IKM dan UMKM perempuan yang berdaya, beretika, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Islam berkemajuan Muhammadiyah.

Melalui pelatihan ini, UMY menargetkan peningkatan pemahaman peserta secara komprehensif terkait pengemasan produk, sekaligus memperkuat kapasitas usaha menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat ini diharapkan mampu melahirkan UMKM perempuan yang lebih kompetitif, profesional, dan berdaya saing tinggi di pasar. (LSI)

Sumber : Humas  Umy

Berita Terkait

Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya
Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi
Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan
WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya
Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan
Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda
Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda

Berita Terbaru