Condongcatur Perkuat Sinergi BUMKal Hadapi Dinamika Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur turut ambil bagian dalam talk show bertajuk “Ngobrol Bareng Bersama KPH. H. Yudanegara, Ph.D.” di Pendopo DPRD Kabupaten Sleman, Rabu (29/4/2026).
‎
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis bagi kalurahan untuk merespons hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dinilai membawa peluang sekaligus tantangan baru.
‎
Acara yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman ini mengangkat tema “Kupas Tuntas Bumkal di Era KDMP: Siapkah Kalurahan?”.
‎
Sejumlah pemangku kepentingan hadir, mulai dari Panewu, Lurah, Forum BUMKal, hingga direktur BUMKal dan BUMKalma se-Sleman.
‎
“Forum ini penting untuk menyamakan persepsi dan langkah menghadapi dinamika ekonomi desa,” ujar salah satu panitia kegiatan.
‎
Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, bersama Direktur BUMKal Nyawiji Condongcatur, Kuwat, menegaskan komitmen penguatan ekonomi kalurahan melalui pengelolaan BUMKal yang profesional.
‎
“Kami hadir untuk memastikan BUMKal mampu beradaptasi dan tetap menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” kata Reno.
‎
Ia menilai transformasi kelembagaan menjadi kunci agar BUMKal tetap relevan.
‎
Dalam diskusi, Kabid Pemberdayaan Kelurahan dan Kalurahan DIY, Andriyan Muryanto, menyebut KDMP sebagai momentum penting.
‎
“KDMP adalah peluang sekaligus tantangan, kalurahan harus adaptif dan tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
‎
Senada, Ketua Forum BUMKal Sleman, R. Agus Kholik, menekankan pentingnya transformasi.
‎
“BUMKal harus berbenah agar bisa bersinergi, bukan bersaing,” tegasnya.
‎
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi Sleman, Asih Kushartati, menjelaskan pembagian peran menjadi kunci.
‎
“KDMP fokus di ritel dan layanan keuangan, sementara BUMKal mengelola potensi unggulan desa,” jelasnya.
‎
Reno pun berharap kolaborasi bisa terwujud di Condongcatur.
‎
“Kami berharap BUMKal dan KDMP berjalan beriringan, saling mendukung, dan menjadi kekuatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (andriyani)

Berita Terkait

Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya
Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi
Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan
WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya
Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan
Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda
Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda

Berita Terbaru