Padepokan Baru Jadi Tonggak Kebangkitan Tapak Suci Cetak Generasi Berprestasi
GERBANGPATRIOT.COM, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi mengawali pembangunan Padepokan Tapak Suci melalui Pengajian Akbar Pembangunan Padepokan yang digelar di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026).
Momen bersejarah itu dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir MSi dan Menteri Luar Negeri RI yang juga Ketua Umum PB IPSI Sugiono.
Ketua Umum PB IPSI Sugiono menegaskan pembangunan padepokan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, Tapak Suci telah membuktikan diri sebagai perguruan silat yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai moral.
“Tapak Suci terus membangun karakter generasi muda di tengah derasnya arus informasi,” ujarnya.
Ia juga mengumumkan komitmen PB IPSI memberikan bantuan sebesar Rp5 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan padepokan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir MSi berharap padepokan tersebut menjadi pusat pembinaan yang melahirkan generasi unggul sekaligus memperkuat kemandirian bangsa.
“Muhammadiyah akan terus membangun manusia Indonesia, baik fisik, mental, maupun karakter, hingga ke wilayah 3T,” katanya.
Ia menilai generasi milenial, Gen Z, dan Alpha harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak.
Haedar juga mengingatkan pentingnya pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Surat At-Tahrim ayat 6.
Menurutnya, ayat tersebut menjadi pedoman agar setiap keluarga dan lembaga pendidikan mampu melahirkan generasi yang selamat dunia maupun akhirat.
“Generasi masa depan harus memiliki akal budi yang jernih, fisik yang sehat, serta membawa kemaslahatan bagi sesama,” tegasnya.
Ketua Umum PP Tapak Suci Afnan Hadikusumo mengatakan pembangunan padepokan merupakan amanat Muktamar yang harus segera diwujudkan.
Ia menyebut fasilitas tersebut akan menjadi pusat peningkatan kualitas kader sekaligus menunjang prestasi atlet Tapak Suci yang selama ini konsisten meraih medali di berbagai kejuaraan.
“Padepokan ini menjadi investasi jangka panjang bagi pembinaan kader dan atlet berprestasi,” ungkapnya.
Padepokan Tapak Suci dirancang mengusung konsep Arsitektur Unggul Berkemajuan dengan total anggaran pembangunan sekitar Rp20 miliar.
Bangunan itu akan difungsikan sebagai pusat pelatihan, pembinaan kader, pendidikan, hingga kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan sehingga menjadi fasilitas multifungsi bagi Tapak Suci dan Muhammadiyah.
Rangkaian Pengajian Akbar ditutup dengan penandatanganan prasasti pembangunan padepokan yang disaksikan sejumlah tokoh, di antaranya Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Anggota DPR RI Totok Daryanto, serta Danang Wicaksono.
Penandatanganan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan yang diharapkan memperkuat peran Tapak Suci dalam mencetak generasi berkarakter, berprestasi, dan berkemajuan.(WAW)

