Hari Pertama TMMD Ke-129, TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Infrastruktur di Pandeglang
GERBANGPATROT.COM, Pandeglang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0601/Pandeglang Korem 064/Maulana Yusuf Kodam III/Siliwangi resmi memasuki hari pertama pelaksanaan (H+1) pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan dipusatkan di Kampung Pangburangan, Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, sebagai bentuk nyata sinergi TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengawali berbagai pekerjaan fisik dengan penuh semangat. Cuaca cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan di lapangan sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Komandan Kodim 0601/Pandeglang selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa Program TMMD merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada rakyat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pada pelaksanaan hari pertama, Satgas TMMD mengerjakan sejumlah sasaran fisik yang menjadi prioritas, meliputi penyiapan badan jalan sepanjang 1.160 meter dengan lebar 6 meter, pengerasan jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 4 meter, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 25 meter, serta pemasangan dua unit gorong-gorong dengan panjang masing-masing 6 meter. Selain itu, sasaran fisik tambahan berupa rehabilitasi satu unit mushola juga mulai dipersiapkan sebagai bagian dari peningkatan sarana ibadah masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD Ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berbagai penyuluhan akan diberikan kepada masyarakat, di antaranya mengenai wawasan kebangsaan, bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bahaya narkoba, penyuluhan hukum, bahaya judi online, pelestarian lingkungan hidup, pertanian, peternakan, literasi media sosial, pencegahan stunting, Posyandu, Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), hingga pencegahan kenakalan remaja.
Dalam pelaksanaannya, TMMD Ke-129 juga mengusung Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang meliputi pembangunan lima titik sumber air bersih (TMAB), pembangunan lima unit sarana pendukung, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), program ketahanan pangan melalui penanaman jagung, penanaman 500 batang pohon, kegiatan pembersihan lingkungan, serta pemberian 100 paket makanan tambahan guna mendukung peningkatan gizi masyarakat.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 melibatkan kekuatan personel gabungan yang terdiri dari 125 personel TNI, 25 personel Polri, 2 personel Pemerintah Daerah, dan 25 orang masyarakat yang secara bersama-sama bekerja dalam semangat gotong royong. Kolaborasi tersebut menjadi bukti kuat bahwa pembangunan desa akan lebih efektif apabila dilaksanakan melalui kebersamaan seluruh elemen bangsa.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan, Satgas TMMD menggunakan berbagai perlengkapan kerja antara lain palu besar, meteran, gergaji kayu, linggis, tali tukang, helm keselamatan, sarung tangan, sekop, cangkul, pengki, serta gerobak dorong.
Program TMMD Ke-129 diharapkan mampu membuka akses transportasi masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Patia.
Melalui TMMD, TNI kembali menegaskan komitmennya sebagai kekuatan pertahanan negara yang senantiasa hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat. Semangat kebersamaan antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata, memperkuat persatuan, serta mendukung percepatan pembangunan nasional dari wilayah Pedesaan.(Denni)

