Belly Angling Contessa Pamerkan Koleksi Ecoprint Ramah Lingkungan di AEPI Fashion Festival 2026

GERBANGPATRIOT.COM, ‎JOGJA – Belly Angling Contessa menjadi sorotan utama dalam AEPI Fashion Festival 2026 yang memeriahkan puncak penyelenggaraan Inacraft di Jogja Expo Center Yogyakarta.

Desainer berbakat asal Kota Yogyakarta itu menghadirkan koleksi busana ecoprint memikat melalui enam model yang tampil percaya diri membawakan setiap rancangannya dengan anggun.

Penampilan Belly Angling Contessa sukses mencuri perhatian tamu undangan berkat perpaduan teknik ecoprint, mix and match, serta sentuhan estetika bertema alam memukau.

“Setiap karya kami lahir dari kecintaan terhadap alam dan semangat menjaga lingkungan melalui fesyen berkelanjutan,” ujar Belly Angling Contessa penuh optimisme kepada awak media.

Ia menjelaskan setiap lembar kain menyimpan jejak alami tumbuhan yang menghasilkan motif berbeda sehingga seluruh koleksi mempunyai karakter eksklusif dan bernilai tinggi.

“Keunikan ecoprint terletak pada proses alaminya sehingga tidak ada satu motif pun yang benar-benar sama,” tegas Belly.

AEPI Fashion Festival 2026 menjadi panggung bagi para anggota Asosiasi Ecoprint Indonesia DIY untuk memperlihatkan kreativitas terbaik kepada masyarakat luas sepanjang pameran berlangsung.

Beragam koleksi busana yang dipamerkan menampilkan inspirasi kekayaan flora Nusantara melalui teknik ecoprint yang menghadirkan corak organik indah serta penuh nilai artistik tinggi.

Enam model yang mengenakan karya Belly Angling Contessa tampil mempesona, memperlihatkan harmoni warna alami dengan siluet busana modern dan elegan di atas panggung.

“Lebih dari sekadar busana, kami ingin menyampaikan pesan bahwa alam merupakan inspirasi terbesar bagi setiap karya,” ungkap Belly dengan penuh semangat.

Sorak tepuk tangan penonton menggema ketika setiap rancangan Belly melintasi catwalk, membuktikan apresiasi besar terhadap karya fesyen berbasis pelestarian lingkungan tersebut.

‎Tema The Dancing Leaves semakin memperkuat pesan bahwa keindahan alam dapat diwujudkan menjadi karya fesyen berkualitas tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan dan kelestarian.

“Fashion dapat menjadi media edukasi lingkungan sekaligus ruang kreativitas yang memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Belly menegaskan komitmennya.

‎Kolaborasi Inacraft bersama AEPI DIY menghadirkan ruang inspiratif bagi para perajin, desainer, serta pecinta ecoprint untuk saling berbagi gagasan dan inovasi kreatif.

“Lebih dari sekadar peragaan busana, acara ini menjadi wadah menginisiasi praktik fesyen berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran pelestarian lingkungan,” tegas Belly.

Karya-karya Belly Angling Contessa membuktikan bahwa produk lokal berbasis ecoprint mampu tampil berkelas, kompetitif, sekaligus memiliki daya tarik tinggi di panggung nasional.

AEPI Fashion Festival 2026 pun menegaskan komitmen Belly Angling Contessa menghadirkan fesyen ramah lingkungan yang menginspirasi masyarakat mencintai alam melalui karya kreatif berkualitas. (waw)