Susanto Dwi Antoro Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lewat Merti Kampung Celeban

GERBANGPATRIOT.COM, ‎JOGJA – Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro menjadi sorotan dalam kemeriahan Merti Kampung Celeban 2026 yang berlangsung meriah penuh kebersamaan budaya.

‎Susanto Dwi Antoro menegaskan Merti Kampung bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan warga sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur bersama.

‎”Lestarikan budaya sejak dini karena anak-anak adalah penerus tradisi,” kata Susanto Dwi Antoro saat menyaksikan Lomba Jemparingan Anak yang berlangsung meriah bersama warga.

‎Lomba Jemparingan Anak diikuti peserta berusia di bawah 15 tahun dengan semangat tinggi menampilkan ketangkasan, ketelitian, sportivitas, serta kecintaan terhadap budaya tradisional Yogyakarta.

‎Suasana semakin semarak ketika Susanto Dwi Antoro menggelar sayembara berhadiah Rp100.000 bagi peserta yang mampu mengenai bagian molo dalam perlombaan jemparingan tersebut.

‎”Hadiah ini sebagai penyemangat agar anak-anak semakin percaya diri mencintai olahraga tradisional,” ujar Susanto Dwi Antoro disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.

‎Sayembara tersebut berhasil membangkitkan antusiasme peserta sehingga setiap anak tampil lebih fokus, penuh semangat, serta berusaha memberikan kemampuan terbaik sepanjang perlombaan berlangsung.

‎Warga menilai langkah Susanto Dwi Antoro menjadi inspirasi karena mampu menghadirkan semangat kompetisi sehat sekaligus memperkenalkan budaya kepada generasi muda sejak dini.

‎Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Adat Merti Kampung sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat sekaligus menjaga nilai budaya yang diwariskan para leluhur secara turun-temurun.

‎Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo turut menghadiri Merti Kampung Celeban dan mendapat sambutan hangat masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hingga selesai.

‎”Kegiatan seperti ini harus terus dijaga karena memperkuat kebersamaan warga,” ujar Hasto Wardoyo saat memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat Celeban.

‎Sekitar 1.500 peserta menghadiri kegiatan tersebut terdiri atas masyarakat lokal hingga warga negara asing yang ikut menikmati kemeriahan tradisi budaya Kampung Celeban bersama.

‎Kehadiran warga negara asing menunjukkan budaya lokal Yogyakarta memiliki daya tarik kuat serta mampu menjadi sarana memperkenalkan kekayaan tradisi kepada dunia internasional.

‎Susanto Dwi Antoro menegaskan pelestarian budaya harus berjalan seiring pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang mampu menggerakkan sektor ekonomi berbasis kerakyatan dan UMKM.

‎”Budaya hidup, ekonomi bergerak, masyarakat sejahtera, itulah harapan kami,” tegas Susanto Dwi Antoro mengenai tujuan utama penyelenggaraan Merti Kampung Celeban setiap tahunnya.

‎Pelaku UMKM turut merasakan manfaat karena ribuan pengunjung memadati kawasan acara sehingga berbagai produk kuliner, kerajinan, serta usaha lokal mendapatkan perhatian masyarakat luas.

‎Merti Kampung Celeban 2026 kembali membuktikan kolaborasi budaya, kebersamaan, dan kepedulian Susanto Dwi Antoro mampu menginspirasi masyarakat menjaga tradisi sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. (waw)