Cegah Genangan, Warga dan Dinas Bersama-sama Buka Muara Opak

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, BANTUL – Warga bersama dinas terkait bergotong royong membuka kembali muara Sungai Opak yang tertutup endapan pasir pantai demi melindungi sawah warga setempat, Kamis (13/8/2026).
‎
Aksi tersebut dilakukan untuk memulihkan aliran sungai menuju laut sekaligus mencegah genangan yang mengancam lahan pertanian warga yang berpotensi mengganggu aktivitas petani setempat.
‎
Alat berat berupa ekskavator dikerahkan untuk mengeruk gundukan pasir yang menutup jalur aliran air di kawasan pesisir sejak beberapa waktu terakhir tanpa hambatan.
‎
Puluhan warga turut membantu menggunakan cangkul dan peralatan sederhana untuk mengarahkan pasir, meratakan jalur, serta memperlancar aliran agar air mengalir menuju laut lepas.
‎
Sebelum pengerukan, air sungai yang tertahan sempat meluap dan menggenangi kawasan sekitar, termasuk persawahan serta lahan pertanian yang terdampak luapan secara langsung warga.
‎
Kondisi tersebut membuat petani khawatir karena genangan berkepanjangan dapat mengganggu tanaman dan meningkatkan risiko kerugian hasil panen serta kerusakan tanaman warga secara signifikan.
‎
Karena itu, pembukaan muara dinilai penting untuk mengembalikan fungsi alami sungai dan mempercepat pembuangan air menuju laut sekaligus mengurangi tekanan pertanian warga sekitar.
‎
Seorang warga mengatakan aksi bersama tersebut menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi sungai, lingkungan pesisir, dan keberlangsungan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga setempat.
‎
“Gotong royong ini menjadi bukti nyata kolaborasi masyarakat dan pemerintah,” ujar perwakilan warga saat ditemui di lokasi sebagai bentuk perhatian masyarakat bersama masyarakat.
‎
Menurutnya, penanganan muara tidak hanya berkaitan dengan genangan, tetapi juga menjaga tata kelola aliran sungai secara berkelanjutan di tengah upaya bersama berkelanjutan masyarakat.
‎
“Kami ingin lahan pertanian tetap aman dan aliran sungai kembali normal,” katanya, menegaskan harapan warga setempat kepada pemerintah agar persoalan tidak berulang setempat.
‎
Proses pengerukan dilakukan dengan mengutamakan pembukaan jalur air agar aliran Sungai Opak dapat kembali mengarah langsung menuju laut demi menjaga produktivitas pertanian warga.
‎
Warga tampak membantu mengatur pasir di sekitar muara sehingga jalur air tidak kembali tertutup setelah pengerukan selesai dilakukan setelah gundukan berhasil dikurangi warga.
‎
“Kerja bersama seperti ini penting karena persoalan muara membutuhkan penanganan cepat dan perhatian berkelanjutan,” ujar warga lainnya hingga aliran air kembali menuju laut.
‎
Setelah jalur terbuka, air Sungai Opak kembali mengalir menuju laut lepas, sementara potensi genangan di sekitar lahan berkurang demi mencegah penyumbatan berulang mendatang.
‎
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlangsung melalui pemantauan rutin, terutama ketika sedimentasi pasir kembali menutup jalur muara sungai setelah jalur terbuka musim berikutnya.
‎
“Kami berharap kejadian serupa dapat diantisipasi lebih cepat,” ujar warga, menutup aksi dengan semangat menjaga lingkungan bersama agar kondisi muara terjaga bersama-sama bersama.
‎
Langkah gotong royong ini menjadi contoh bahwa persoalan lingkungan dapat ditangani bersama melalui koordinasi cepat antara warga dan pemerintah daerah setempat berkelanjutan bersama.(waw)

Berita Terkait

117 PTMA Belum Punya Guru Besar, Forkom GB-PTMA Gagas Muhammadiyah United
‎Baliho Raksasa Siswa SD di Jogja Viral, DPMPTSP Buka Suara
Dukung Green Campus, UMY Kampanyekan Transportasi Rendah Emisi lewat PIKBIKE PITAKOM 2026
Jangan Buru-Buru Klaim Prasmanan Lebih Baik, Pengamat Soroti Uji Coba MBG di Sleman
Nikah di Atas Awan? INNSiDE by Meliá Yogyakarta Tawarkan Wedding Rooftop Mulai Rp9 Jutaan
Mahasiswa HI UMY Lolos AIYEP 2026, Siapkan Pengalaman Internasional untuk Karier Masa Depan
Baterai Bekas Mobil Listrik Jadi Tantangan Baru, Pakar UMY Dorong Daur Ulang dan Second Life
Pakar Teknik Elektro UMY: Robot Humanoid Tak Langsung Gantikan Manusia, tetapi Ubah Komposisi Pekerjaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:43 WIB

117 PTMA Belum Punya Guru Besar, Forkom GB-PTMA Gagas Muhammadiyah United

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:11 WIB

‎Baliho Raksasa Siswa SD di Jogja Viral, DPMPTSP Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Dukung Green Campus, UMY Kampanyekan Transportasi Rendah Emisi lewat PIKBIKE PITAKOM 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Jangan Buru-Buru Klaim Prasmanan Lebih Baik, Pengamat Soroti Uji Coba MBG di Sleman

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Nikah di Atas Awan? INNSiDE by Meliá Yogyakarta Tawarkan Wedding Rooftop Mulai Rp9 Jutaan

Berita Terbaru