Live Streaming Picu Belanja Impulsif, Telepresence Jadi Faktor Kunci

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Dosen Kewirausahaan UWM mengungkap telepresence menjadi pemicu utama pembelian impulsif konsumen saat menikmati layanan live streaming e-commerce masa kini hari ini.
‎
Niken Permata Sari mengatakan temuan tersebut muncul melalui riset perilaku konsumen menggunakan kerangka Stimulus-Organism-Response atau S-O-R dalam belanja digital generasi muda secara keseluruhan.
‎
“Banyak pihak mengira semakin ramai komentar, konsumen semakin percaya dan asyik berbelanja. Hasil riset kami justru membuktikan sebaliknya,” ujar Niken dalam penelitian tersebut.
‎
Menurut Niken, komentar yang bergerak terlalu cepat dapat menjadi distraksi visual atau cognitive overload bagi konsumen muda saat menyaksikan siaran langsung setiap harinya.
‎
“Generasi muda kini semakin kritis dan skeptis terhadap manipulasi komentar robot, spam, maupun akun bayaran,” kata Niken menjelaskan hasil riset tersebut lebih lanjut.
‎
Riset melibatkan 280 responden pembeli impulsif, dengan mayoritas pelajar dan mahasiswa mencapai 82,9 persen dalam keseluruhan peserta penelitian tersebut secara keseluruhan tersebut kini.
‎
Sebanyak 67,9 persen responden berusia 17-21 tahun, sementara TikTok Shop digunakan 55,7 persen peserta, disusul Shopee mencapai 42,1 persen dalam riset dalam penelitian.
‎
Temuan paling menonjol menunjukkan telepresence, kemampuan teknologi menghadirkan sensasi seolah berada di toko fisik, menjadi faktor pendorong terkuat pembelian secara signifikan tersebut lagi.
‎
“Pengalaman spasial virtual ini terbukti menjadi prediktor utama dalam memicu flow experience serta membangun consumer trust,” kata Niken dalam riset ini utama sekali.
‎
Menurutnya, telepresence membuat konsumen merasakan pengalaman belanja lebih nyata, sehingga perhatian mereka tertuju pada produk dan suasana siaran secara mendalam selama proses belanja.
‎
Riset tersebut turut menyoroti peran streamer yang mampu membangun kepercayaan melalui cara komunikasi, persona, dan interaksi selama siaran berlangsung secara konsisten setiap sesi.
‎
Namun, Niken menegaskan kemampuan streamer tidak otomatis menciptakan flow experience tanpa dukungan visualisasi produk yang interaktif, nyata, dan meyakinkan selama proses tersebut berlangsung.
‎
“Jika streamer terlalu agresif berjualan, penonton justru merasa tertekan dan keluar dari kondisi relaksasi belanjanya,” ungkap kandidat Doktor Pemasaran tersebut saat berbelanja daring.
‎
Temuan itu menunjukkan strategi hard selling berlebihan justru berpotensi mengganggu kenyamanan penonton, meski streamer memiliki persona komunikasi yang kuat sekalipun dalam kondisi tertentu.
‎
Keasyikan mendalam dan kepercayaan konsumen kemudian menurunkan hambatan pertimbangan rasional, sehingga pembelian impulsif lebih mudah terjadi selama sesi berlangsung secara spontan oleh konsumen.
‎
“Penjual daring sebaiknya mengoptimalkan kualitas visualisasi produk dan teknologi siaran, bukan memanipulasi keramaian komentar atau mengandalkan teknik jualan agresif,” ujar Niken tersebut kini.
‎
Menurut Niken, temuan riset tersebut menjadi masukan strategis bagi UMKM dan e-commerce untuk menciptakan pengalaman belanja digital lebih autentik bagi pelaku usaha daring.(ady)

Berita Terkait

117 PTMA Belum Punya Guru Besar, Forkom GB-PTMA Gagas Muhammadiyah United
‎Baliho Raksasa Siswa SD di Jogja Viral, DPMPTSP Buka Suara
Dukung Green Campus, UMY Kampanyekan Transportasi Rendah Emisi lewat PIKBIKE PITAKOM 2026
Jangan Buru-Buru Klaim Prasmanan Lebih Baik, Pengamat Soroti Uji Coba MBG di Sleman
Nikah di Atas Awan? INNSiDE by Meliá Yogyakarta Tawarkan Wedding Rooftop Mulai Rp9 Jutaan
Mahasiswa HI UMY Lolos AIYEP 2026, Siapkan Pengalaman Internasional untuk Karier Masa Depan
Baterai Bekas Mobil Listrik Jadi Tantangan Baru, Pakar UMY Dorong Daur Ulang dan Second Life
Pakar Teknik Elektro UMY: Robot Humanoid Tak Langsung Gantikan Manusia, tetapi Ubah Komposisi Pekerjaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:43 WIB

117 PTMA Belum Punya Guru Besar, Forkom GB-PTMA Gagas Muhammadiyah United

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:11 WIB

‎Baliho Raksasa Siswa SD di Jogja Viral, DPMPTSP Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Dukung Green Campus, UMY Kampanyekan Transportasi Rendah Emisi lewat PIKBIKE PITAKOM 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Jangan Buru-Buru Klaim Prasmanan Lebih Baik, Pengamat Soroti Uji Coba MBG di Sleman

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Nikah di Atas Awan? INNSiDE by Meliá Yogyakarta Tawarkan Wedding Rooftop Mulai Rp9 Jutaan

Berita Terbaru