KH TB Zaqi Gufron Ma’ani Resmi Nahkodai MUI Pandeglang Periode 2026–2031 Usung Semangat “Membangun Pandeglang, Kota Seribu Ulama Sejuta Santri”

GERBANGPATRIOT.COM, PANDEGLANG – Musyawarah Daerah ke-XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang resmi menetapkan KH. Tb. Zaqi Gufron Ma’ani sebagai Ketua MUI Kabupaten Pandeglang periode 2026-2031.

Penetapan dilakukan setelah proses voting 2 putaran yang berlangsung alot di Gedung Aula MUI Cikupa, Pandeglang, Banten, Kamis 03/09/2026.

Menang Voting 2 Putaran
Pada pemilihan Ketua MUI Pandeglang terdapat 3 kandidat, yaitu KH. Endin Zaenudin, KH. Zamzami Yusuf Al-Barbasy, dan KH. Tb. Zaqi Gufron Ma’ani.

Dari 13 peserta yang memiliki hak suara, KH. Tb. Zaqi Gufron Ma’ani unggul dengan 9 suara. Hasil sama terulang di putaran kedua, sementara KH. Endin Zaenudin meraih 6 suara.

Panitia Musda XI kemudian menetapkan secara sah KH. Tb. Zaqi Gufron sebagai Ketua MUI Pandeglang periode 2026-2031.

Dihadiri Wabup dan Ketua MUI Banten
Musda XI mengusung tema “Meneguhkan Identitas Pandeglang Kota Santri, Merawat Tradisi Pesantren, dalam Menghadapi Tantangan Modernitas” dan dibuka oleh Wakil Bupati Pandeglang H. Iing Andri Supriadi, SH.

Hadir juga Ketua Umum MUI Provinsi Banten Dr. KH. A. Bazari Syam, M.Pd.I, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kab. Pandeglang Hj. Irna Narulita Dimyati, unsur Forkopimda, Pimpinan MUI Kecamatan, Pimpinan Ormas Islam, para ulama dan tokoh masyarakat.

Program Prioritas: Hadapi LGBT dan Judi Online
Dalam wawancara dengan awak media, KH. Tb. Zaqi Gufron menyampaikan rasa syukur sekaligus beban amanah.

“Saya disatu sisi bersyukur, sisi lain saya bersedih. Karena bukan nambah bagi saya. Ini akan menjadi pertanggungjawaban saya nanti di akhirat. Ke depan tugas yang sangat banyak. Pertama, membangun Pandeglang tercinta. Pandeglang saya akan ikhtiarkan, berusaha sesuai dengan simbolnya yaitu Seribu Ulama Sejuta Santri. Mudah-mudahan kepengurusan baru ini bisa terwujud,” ujarnya.

Terkait program khusus, beliau menegaskan akan fokus pada isu-isu sosial yang meresahkan.
“Pandeglang sekarang lagi ditimpa isu yaitu LGBT, kemudian judi online. Insyaallah itu tujuan program kami. Kita akan memberikan ilmu, memberikan penjelasan, penerangan kepada masyarakat, bahwa aktivitas seperti itu tidak sesuai,” lanjutnya.

Beliau juga berharap kepengurusan baru bisa solid dan segera disusun dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan bisa bekerja sama. Apa yang saya harapkan, dan saya juga akan membawa teman-teman untuk solid melaksanakan. Insyaallah tidak lama ini akan disusun oleh kami,” tutupnya.

“MUI Rumah Kita Bersama”
“Ini amanah besar yang saya emban. Tentu saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak. MUI adalah rumah kita bersama. Kita jalankan program-program MUI secara bersama-sama dan MUI harus hadir untuk umat, bukan untuk diri sendiri,” tegas KH. Tb. Zaqi.

Dengan kepemimpinan baru, MUI Pandeglang diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan Pandeglang yang agamis, religius, dan berkeadilan.(denni)