Tiya Rima Rilis “Ada Aku”, Lagu tentang Arti Sebuah Tempat Pulang

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SOLO – Penyanyi sekaligus songwriter muda Tiya Rima kembali menghadirkan karya terbaru pada 2026. Kali ini, ia memperkenalkan lagu berjudul “Ada Aku”, sebuah karya yang membawa pesan tentang arti kehadiran dan kesediaan untuk menjadi pendengar bagi orang-orang yang sedang menghadapi masa sulit.

“Ada Aku” menjadi lagu pembuka dari album terbaru Tiya Rima. Proses produksi album tersebut telah dimulai sejak Februari 2026, sementara rangkaian perilisan karya-karyanya dimulai pada Agustus 2026.

Lewat “Ada Aku”, Tiya Rima mengangkat cerita tentang bagaimana kehadiran seseorang ternyata dapat memiliki arti besar bagi orang terdekat yang sedang berjuang.

Menurut Tiya Rima, seseorang yang tengah menghadapi persoalan tidak selalu membutuhkan nasihat atau banyak masukan. Dalam situasi tertentu, kehadiran dan kesediaan untuk mendengarkan justru dapat menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti.

Lagu tersebut ditulis berdasarkan kisah nyata yang dekat dengan kehidupan Tiya Rima. Salah satu inspirasinya berasal dari pengalaman kerabat yang mengalami persoalan kesehatan mental, serta kisah sahabatnya yang telah menghadapi penyakit autoimun sejak kecil.

Dari pengalaman tersebut, Tiya Rima mencoba menuangkan pesan mengenai pentingnya saling menemani dan memberikan ruang bagi seseorang untuk bercerita tanpa merasa sendirian.

Ia berharap “Ada Aku” dapat menjadi teman bagi para pendengar yang sedang melewati masa sulit. Bukan hanya sebagai hiburan, lagu ini diharapkan mampu memberikan rasa tenang, menemani, dan membantu pendengar kembali menemukan harapan.

“Saya tersadarkan, bahwa tidak semua jiwa di dunia ini terlahir dan memiliki kesempatan untuk bertahan hidup. Jiwa adalah bagian paling krusial di dalam kehidupan ini. Saya ingin banyak jiwa yang pulih dan terselamatkan melalui lagu ini,” ujar Tiya Rima saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, Sabtu (12/9/2026).

Bagi Tiya Rima, “Ada Aku” bukan sekadar karya musik. Musik telah menjadi bagian yang sangat personal dalam perjalanan hidupnya.

Ia mengaku sudah merasakan kedekatan dengan musik sejak usia dini. Bahkan, Tiya Rima memiliki keyakinan bahwa musik bukanlah sesuatu yang pertama kali ia pilih, melainkan sesuatu yang justru memilih dirinya.

“Musik memilih saya sejak saya berusia 3 tahun. Namun ternyata saya salah. Musik memilih saya sejak saya di dalam kandungan,” kata Tiya Rima.

Perjalanan Tiya Rima untuk menjadi musisi juga tidak selalu berjalan mulus. Ketika mengawali karier bermusik, ia tidak mendapatkan restu dari orang tuanya. Kondisi tersebut membuatnya memahami bagaimana rasanya memperjuangkan sesuatu seorang diri.

Namun, situasi itu tidak membuatnya meninggalkan musik. Setelah menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Sains dan mempelajari Food Biotechnology, panggilan untuk bermusik tetap ia rasakan.

Tiya Rima kemudian menjadikan musik sebagai medium untuk menyampaikan cerita, pengalaman, sekaligus semangat untuk terus bertahan dan mengejar mimpi.

Mengusung warna pop-soul, ia ingin karya-karyanya dapat menjadi sarana bagi pendengar untuk melepaskan berbagai emosi, baik kesedihan maupun kebahagiaan.

Gitar akustik dan mawar merah juga menjadi ciri khas yang melekat dalam penampilannya di atas panggung.

Melalui “Ada Aku”, Tiya Rima ingin menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya dinikmati secara musikal, tetapi juga memiliki makna emosional bagi pendengarnya.

Ia berharap lagu tersebut dapat membuat siapa pun yang sedang menghadapi masa sulit merasa bahwa selalu ada seseorang yang bersedia mendengarkan dan menemani.

Bagi Tiya Rima, pesan “Ada Aku” sederhana, tetapi penting: terkadang seseorang tidak membutuhkan jawaban atas semua masalahnya. Mereka hanya membutuhkan seseorang yang bersedia hadir dan berkata bahwa mereka tidak sendirian. (Aga)

Berita Terkait

Peringati 91 Tahun W.S. Rendra, Konser Kolaborasi Digelar di Solo
GANIDAR Gelar Aksi Sosial melalui Penyaluran Air Bersih dan Penanaman Pohon
Polres Wonogiri Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Pemicu Kecelakaan
Safari Jum’at di Ngadirojo, Kapolres Wonogiri Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkades
HUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep
Garda Depan Komunikasi Kebencanaan, RAPI DIY Pertajam Strategi Pengabdian 5 Tahun
Jabat Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan Gelar Salat Subuh Keliling dan Bersilaturahmi Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Gelar Tradisi Satuan, Kodim 0707/Wonosobo Apresiasi Dedikasi Sertu Anton dan Sertu Martinus

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Peringati 91 Tahun W.S. Rendra, Konser Kolaborasi Digelar di Solo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:02 WIB

GANIDAR Gelar Aksi Sosial melalui Penyaluran Air Bersih dan Penanaman Pohon

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polres Wonogiri Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Safari Jum’at di Ngadirojo, Kapolres Wonogiri Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkades

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:56 WIB

HUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep

Berita Terbaru