Dua Inovasi Kesehatan RSUD Kabupaten Bekasi Raih Juara 2 Anugerah ASN Inovatif 2026

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan penghargaan Anugerah ASN Inovatif 2026 kepada perwakilan RSUD Kabupaten Bekasi, di Plaza Pemda Cikarang Pusat, Kamis (17/9/2026).

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan penghargaan Anugerah ASN Inovatif 2026 kepada perwakilan RSUD Kabupaten Bekasi, di Plaza Pemda Cikarang Pusat, Kamis (17/9/2026).

GERBANGPATRIOT.COM, Bekasi – Dua inovasi kesehatan yang dikembangkan RSUD Kabupaten Bekasi berhasil meraih Juara 2 Anugerah ASN Inovatif Kabupaten Bekasi tahun 2026 pada kategori Jabatan Fungsional Tertentu (JFT). Penghargaan tersebut diraih melalui dua inovasi yang dipresentasikan oleh Hery Prasetyaningrum, Kepala Hemodialisa RSUD Kabupaten Bekasi. Inovasi yang diusung berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong upaya preventif yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Hery mengatakan, inovasi kesehatan yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan kemampuan ekonomi masyarakat. “Inovasi kesehatan untuk masyarakat harus sesuai dengan kelayakan ekonomi masyarakat. Jangan selalu kuratif, tetapi mulai preventif. Kuratif atau pengobatan itu mahal, menghabiskan waktu dan melelahkan,” ujarnya saat menerima penghargaan Inovasi ASN di Lapangan Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi pada Kamis (17/9/2026).

Salah satu inovasi yang diperkenalkan yakni “Simpel Akupresur”, sebuah metode nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk membantu menangani nyeri ringan hingga sedang. Menurut Hery, metode tersebut relatif sederhana karena dapat dipelajari dan dilakukan dengan memanfaatkan jari sebagai stimulasi pada titik-titik tertentu.

“Nyeri tak selalu butuh obat. Dengan jari Anda, tubuh bisa melepaskan pereda nyeri alaminya sendiri.” jelasnya. Ia berharap pemanfaatan metode nonfarmakologi seperti akupresur dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap obat pada kondisi tertentu sekaligus menjadi bagian dari edukasi kesehatan masyarakat.

“Yuk, mengurangi beban ginjal sebagai salah satu upaya prevensi penyakit ginjal. Kita harus mulai membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan sebelum penyakit berkembang dan membutuhkan pengobatan,” katanya. Sementara itu, inovasi kedua berkaitan dengan pelayanan bagi pasien hemodialisis (HD), khususnya dalam upaya meningkatkan kadar hemoglobin (Hb).

Hery memperkenalkan metode pemberian ESA (Erythropoiesis-Stimulating Agent) pada waktu yang disesuaikan, yakni satu hari pasca-hemodialisis. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mencari metode pelayanan yang lebih efektif bagi pasien hemodialisis. “Ternyata bagi pasien hemodialisa ada metode yang lebih baik untuk peningkatan hemoglobin (Hb), yaitu dengan metode ESA satu hari pasca-HD. Terus pelajari dan cari tahu lebih lanjut,” ungkapnya.

Hery menambahkan, pengembangan inovasi di lingkungan rumah sakit harus terus dilakukan agar pelayanan kepada pasien semakin berkualitas. Inovasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada capaian penghargaan, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi pasien dan masyarakat.

“Inovasi ini terbukti meningkatkan kualitas hidup pasien,” pungkasnya. Capaian Juara 2 Anugerah ASN Inovatif tingkat Kabupaten Bekasi tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya tenaga kesehatan dalam menghadirkan inovasi pelayanan yang mengedepankan efektivitas, edukasi, pencegahan penyakit, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.(Hans)

Berita Terkait

Empat ASN Dinkes Raih Anugerah ASN Inovatif 2026
Transformasi Tata Kelola CSR Antar Vina Sari Nalurita Raih Juara Pertama ASN Inovatif Kabupaten Bekasi
Wakil Wali Kota Bekasi Buka Delegate Registration Meeting Porprov Jabar XV Jawa Barat 2026
Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya
Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026
Wali Kota Bekasi Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Sambut Atlet dan Penonton
Penilaian Klarifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 Dimulai di Bekasi Timur
Bidang Pemanfaatan Ruang Jalan dan Taman Dinas BM dan SDA Kota Bekasi akan Rampungkan Proyek Rehabilitasi Taman RW 38 Kelurahan Bojong Rawa Lumbu

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:19 WIB

Dua Inovasi Kesehatan RSUD Kabupaten Bekasi Raih Juara 2 Anugerah ASN Inovatif 2026

Jumat, 18 September 2026 - 18:17 WIB

Transformasi Tata Kelola CSR Antar Vina Sari Nalurita Raih Juara Pertama ASN Inovatif Kabupaten Bekasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:03 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Buka Delegate Registration Meeting Porprov Jabar XV Jawa Barat 2026

Jumat, 18 September 2026 - 09:51 WIB

Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya

Kamis, 17 September 2026 - 17:21 WIB

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Yogyakarta

HUT ke-81 PMI, PMI Bantul Perkuat Komitmen Layani Masyarakat

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:54 WIB