GERBANGPATRIOT.COM, JOGJA – Jawa Timur menggebrak Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 dengan memborong 18 medali sekaligus memimpin klasemen umum turnamen nasional Indonesia 2026.
Kontingen Jawa Timur mengoleksi lima emas, sembilan perak, dan empat perunggu dalam turnamen bergengsi yang berlangsung di Yogyakarta tersebut, mengungguli daerah lain lainnya.
Raihan 18 medali itu menjadi perolehan terbanyak, menegaskan ketangguhan atlet Jawa Timur sepanjang persaingan panjat tebing tingkat nasional berlangsung sengit, nasional Indonesia.
Turnamen digelar Korem 072/Pamungkas di Venue Panjat Tebing Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026), bertepatan rangkaian HUT ke-81 TNI tahun ini, nasional Indonesia.
Sekitar 685 atlet dari berbagai daerah Indonesia ikut bertarung, membawa ambisi merebut podium sekaligus menguji kemampuan dalam kompetisi berintensitas tinggi secara sportif nasional.
Mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, turnamen menjadi ruang pembinaan sekaligus pengalaman berharga bagi atlet muda nasional di Yogyakarta secara konsisten.
Persaingan semakin panas pada hari terakhir ketika atlet menghadapi disiplin Speed kategori U-11 hingga Umum, putra maupun putri, secara ketat tanpa mengendurkan tekanan.
Setiap atlet wajib melewati babak kualifikasi dan eliminasi sebelum menembus final, sehingga tekanan mental menjadi bagian penting dalam perebutan podium juara menuju podium.
Di kategori Umum putra, Rama Kristanto dari Kulon Progo tampil sebagai juara pertama setelah menaklukkan persaingan ketat hingga babak penentuan pada babak final.
Pada kategori Umum putri, Laila Kaisa dari Sleman merebut podium tertinggi, mempertegas dominasi atlet tuan rumah dalam persaingan final yang ketat hingga akhir.
Kategori U-19 putra dimenangi Amirul Riski dari DKI Jakarta, sedangkan Naira dari Probolinggo, Jawa Timur, menjadi juara pertama putri dengan persaingan ketat sengit.
Di kelompok U-17 putra, Muhammad Rehan dari Jawa Tengah menjadi kampiun, sementara Laila Kheisah dari DIY berjaya pada kategori putri nasional hingga akhir.
Kategori U-13 putra menempatkan Muhammad Diyas Zakaria dari DKI Jakarta sebagai juara, sedangkan Davina Jasmine Lady Puspa dari Jawa Timur menang di arena.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono hadir langsung menyaksikan pertandingan hingga penyerahan penghargaan kepada para atlet yang berhasil naik podium hingga penghujung.
Kehadiran pimpinan Korem memperlihatkan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya panjat tebing, yang terus berkembang melalui kompetisi berjenjang dan kompetitif nasional secara berkelanjutan nasional.
Turut hadir Kasrem Kolonel Inf Teguh Wiratama, para Kasi Korem, para Dan/Ka Satdisjan, serta pengurus FPTI dan jajaran juri pada agenda penutupan resmi.
Panitia juga memberikan penghargaan lomba video pendek. Tri Hartati dari Pati menjadi juara pertama, disusul Wahyu Deni dan Wiji Astuti dari berbagai daerah.
Para pemenang menerima medali, piagam atau piala Panglima TNI, serta dana pembinaan sebagai apresiasi atas prestasi yang mereka raih sesuai ketentuan panitia berlaku.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, menjaga mental bertanding, dan mengejar prestasi berikutnya menuju level lebih tinggi.
Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 akhirnya bukan sekadar perebutan podium, tetapi juga momentum regenerasi dan penjaringan bibit panjat tebing Indonesia masa depan.(WAW)















