Tumpukan Sampah Liar Mengotori Lapangan Warak, Warga Geram

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, ‎Sleman – Warga mengeluhkan tumpukan sampah liar yang kembali berserakan di sekitar Lapangan Warak, Jalan Purbaya, pada Sabtu pagi (3/110/2026) dan perlu segera ditangani.
‎
Pantauan warga menunjukkan sampah rumah tangga dan limbah plastik menumpuk di tepi jalan, tanpa wadah memadai untuk menampung pembuangan warga sekitar secara tepat
‎sasaran.
‎
Dokumentasi warga memperlihatkan kantong belanja, bungkus makanan, serta berbagai sampah plastik berserakan dan mengganggu kebersihan lingkungan sekitar Lapangan Warak tersebut, sehingga perlu segera ditangani.
‎
‎*Warga Tuntut Tindakan Tegas*
‎
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kondisi tersebut membuat kawasan Lapangan Warak terlihat kotor dan membutuhkan perhatian segera dari pihak terkait secepatnya.
‎
“Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait,” ujar warga tersebut, menyampaikan keluhan atas tumpukan sampah yang terus terlihat di lokasi itu
‎secara tepat sasaran.
‎
Menurut warga, persoalan sampah liar bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap apabila dibiarkan semakin lama dan tanpa pengawasan.
‎
“Jangan sampai sampah ini terus dibiarkan,” harap warga, sembari meminta kesadaran masyarakat menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan di kawasan tersebut demi lingkungan bersih.
‎
Tumpukan sampah itu berada di tepi Jalan Purbaya, tepatnya kawasan dekat Lapangan Warak yang menjadi perhatian masyarakat setempat sejak pagi dan perlu segera ditangani.
‎
Warga menilai kebersihan kawasan jalan perlu dijaga bersama, terutama dengan mencegah munculnya titik pembuangan sampah liar baru di lingkungan tersebut secara konsisten.
‎
Selain mengganggu estetika jalan, warga khawatir sampah menumpuk dapat menimbulkan bau serta menjadi sumber penyakit jika tidak segera ditangani petugas secara serius.
‎
Karena itu, warga meminta petugas kebersihan segera membersihkan tumpukan sampah yang terlihat di sekitar Lapangan Warak dan Jalan Purbaya tersebut demi kebersihan lingkungan.
‎
“Kami berharap segera dibersihkan,” kata warga, menegaskan kebutuhan penanganan cepat agar sampah tidak semakin menumpuk dan menyebar ke sekitar lokasi secara berkelanjutan.
‎
Warga juga berharap adanya imbauan lebih tegas kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di kawasan Lapangan Warak dan Jalan Purbaya secara tepat.
‎
Pengawasan dinilai penting untuk mencegah lokasi itu kembali menjadi titik pembuangan sampah setelah dilakukan pembersihan oleh petugas kebersihan nantinya dengan langkah penanganan cepat.
‎
Menurut warga, kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan, sehingga persoalan sampah tidak hanya dibebankan kepada petugas kebersihan setempat secara bersama.
‎
“Kesadaran dari oknum yang membuang sampah juga penting,” ungkap warga, meminta perilaku tersebut dihentikan demi menjaga lingkungan bersama secara berkelanjutan setiap hari.
‎
Keluhan warga muncul setelah tumpukan sampah kembali terlihat pada Sabtu pagi, berdasarkan laporan dan dokumentasi yang disampaikan masyarakat sekitar lokasi tersebut secara tepat.
‎
Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa kebersihan jalan dan ruang publik membutuhkan kepedulian bersama, bukan sekadar mengandalkan petugas kebersihan setempat saja demi kenyamanan.
‎
Warga berharap pihak terkait memberikan perhatian terhadap titik tersebut, termasuk mempertimbangkan langkah pencegahan agar pembuangan liar tidak kembali berulang di kawasan Lapangan Warak.
‎
“Kami ingin kawasan ini tetap bersih,” ujar warga, menyampaikan harapan agar Lapangan Warak dan Jalan Purbaya kembali nyaman bagi masyarakat sekitar tanpa gangguan.
‎
Penanganan tumpukan sampah diharapkan dilakukan segera, disertai pengawasan dan imbauan, sehingga kebersihan kawasan dapat terjaga secara berkelanjutan untuk warga dan pengguna.
‎
Keluhan ini sekaligus menjadi seruan kepada masyarakat untuk menghentikan pembuangan sembarangan dan bersama menjaga kebersihan lingkungan sekitar Lapangan Warak setiap hari demi kesehatan.(waw)

Berita Terkait

Reno Jalani Sidang, Dugaan Sewa TKD Picu Kerugian Negara Rp1,74 Miliar
Gusti Prabu Ungkap Persoalan Bolosego, Parkir Alkid Jadi Sorotan Publik
Simfoni 1001 Pembatik 2026, Pemkot Yogyakarta Dorong Anak Kenal Batik Sejak Dini
Peserta Kalimantan Ikut Membatik di Malioboro, Ungkap Kesan Pertamanya
Ribuan Pembatik Berkarya di Malioboro, Simfoni Batik 2026 Digelar Meriah
Semarak Milad Kedua, Prime UMY Hotel dan Komunitas Bergerak Bersihkan Malioboro
Gekrafs DIY Bergerak, Wawan Dorong Ekonomi Kreatif Jogja Naik Kelas
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Komisi C DPRD DIY Soroti Infrastruktur Gunungkidul

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Tumpukan Sampah Liar Mengotori Lapangan Warak, Warga Geram

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Reno Jalani Sidang, Dugaan Sewa TKD Picu Kerugian Negara Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Gusti Prabu Ungkap Persoalan Bolosego, Parkir Alkid Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Simfoni 1001 Pembatik 2026, Pemkot Yogyakarta Dorong Anak Kenal Batik Sejak Dini

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Peserta Kalimantan Ikut Membatik di Malioboro, Ungkap Kesan Pertamanya

Berita Terbaru

Yogyakarta

Tumpukan Sampah Liar Mengotori Lapangan Warak, Warga Geram

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:56 WIB