Wong Jogja Gebrak Bantul, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Lintas Komunitas

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Bantul – Komunitas Wong Jogja atau Wojo resmi hadir di Bantul, membawa semangat kolaborasi lintas komunitas, masyarakat, pemerintah, TNI, dan Polri bersama demi kemajuan bersama masyarakat.
‎
Launching berlangsung Minggu (4/10/2026), di Bale Desa Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejak pukul 09.00 WIB, dengan penuh keakraban.
‎
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi antar komunitas, masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan lainnya di wilayah Yogyakarta.
‎
Sejumlah pengurus Yayasan STAK Yogyakarta, komunitas se-DIY, dan unsur terkait turut menghadiri kegiatan launching Komunitas Wong Jogja tersebut secara langsung, secara langsung dan antusias.
‎
Ketua Umum STAK Yogyakarta Sigit Susanto, akrab disapa Cemo, hadir memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kolaborasi lintas sektoral, lintas komunitas di Yogyakarta.
‎
Sigit menilai komunitas memiliki ruang besar mengambil peran membangun sinergi bersama TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam berbagai kegiatan positif, secara positif dan berkelanjutan.
‎
“Ini bisa menjadi wujud kesatuan dan persatuan lintas sektoral, mulai komunitas, relawan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat untuk bersinergi,” ujarnya kepada seluruh peserta di masyarakat.
‎
Menurut Sigit, keberadaan komunitas baru seharusnya tidak berhenti menjadi wadah berkumpul, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, secara nyata dan berkelanjutan bersama.
‎
“Dengan adanya komunitas baru ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah DIY dan sekitarnya,” kata Sigit dalam sambutannya.
‎
Ia menegaskan persoalan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama setiap hari, demi keamanan lingkungan bersama.
‎
“Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama, mulai dari keluarga, tingkat RT/RW, padukuhan, hingga wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” ujarnya, demi kepentingan masyarakat luas secara bersama-sama.
‎
Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengajak masyarakat dan komunitas menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat atau kamtibmas, khususnya wilayah Bantul dan sekitarnya, di seluruh Bantul.
‎
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan kepedulian sosial sehari-hari, secara konsisten setiap hari bersama masyarakat.
‎
“Kita berharap bersama-sama saling menjaga hati, perilaku, ucapan, dan hal-hal lainnya agar situasi tetap aman, nyaman, dan tenteram,” katanya, di tengah kehidupan masyarakat sekitar.
‎
Sigit menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk unsur TNI, Polri, pemerintah setempat, serta komunitas pendukung kegiatan tersebut, dalam kegiatan tersebut bersama.
‎
Keberadaan komunitas, menurut Sigit, diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi lebih luas antar elemen masyarakat di DIY, di wilayah DIY secara bersama.
‎
“Kolaborasi lintas komunitas menjadi salah satu hal penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan suasana kondusif,” ujar Sigit dalam kegiatan tersebut, di Bantul dan DIY.
‎
Semangat kebersamaan itu diharapkan tidak berhenti pada acara launching, tetapi berlanjut melalui berbagai kegiatan positif yang menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung, bagi masyarakat sekitar.
‎
“Kegiatan ini sangat positif untuk menyambung tali silaturahmi dengan lintas komunitas, masyarakat maupun instansi terkait,” katanya.
‎
Sigit berharap Wong Jogja mampu menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, bersama masyarakat.
‎
Menurutnya, sinergi lintas sektor akan semakin kuat ketika komunitas, masyarakat, pemerintah, TNI, dan Polri bergerak dengan tujuan bersama secara konsisten, secara nyata dan konsisten.
‎
Launching Komunitas Wong Jogja diharapkan menjadi awal terbentuknya kolaborasi antar komunitas yang semakin kuat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di DIY, demi kepentingan masyarakat luas.
‎
Pesan utama kegiatan tersebut jelas: menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan membangun masyarakat melalui kolaborasi nyata yang berkelanjutan di Yogyakarta bersama-sama, di seluruh wilayah DIY.(waw)

Berita Terkait

UMY Kembangkan Kebun Ayu Jiwa sebagai Edu-Wisata Berbasis Circular Economy
Fokki Tegaskan TNI Bukan Alat Politik, Serukan Jaga Netralitas Institusi
Grembyangan Gebrak Olahraga Air Sleman, Bina Atlet dari Desa Wisata
Adi Mantapkan Langkah ke DPRD DIY, Siap Serap dan Kawal Aspirasi Warga
Buntut Video Keributan Viral, Polisi Amankan 13 Remaja di Bantul
Kapolda DIY Berganti, Langgeng Purnomo Dipercaya Gantikan Anggoro Sukartono
Malioboro Run 2026 Digelar Meriah, 8.000 Peserta Tuntaskan Lintasan Ikonik Jogja
Perjuangkan Kesejahteraan RT/RW, Susanto Dorong Honor Dibayar Bulanan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:34 WIB

UMY Kembangkan Kebun Ayu Jiwa sebagai Edu-Wisata Berbasis Circular Economy

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Fokki Tegaskan TNI Bukan Alat Politik, Serukan Jaga Netralitas Institusi

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Grembyangan Gebrak Olahraga Air Sleman, Bina Atlet dari Desa Wisata

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Wong Jogja Gebrak Bantul, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Lintas Komunitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Buntut Video Keributan Viral, Polisi Amankan 13 Remaja di Bantul

Berita Terbaru