Indeks Integritas Pendidikan Banten 2026 Naik, Wagub Dimyati Targetkan Capai Level Adaptif

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Banten – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan, penguatan budaya integritas di sektor pendidikan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pihak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

​Hal itu disampaikan Wagub Dimyati usai menghadiri Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Juang KPK, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan KPK, sejumlah menteri, kepala daerah, serta tamu undangan lainnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati menyampaikan bahwa hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Provinsi Banten pada tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

​”Alhamdulillah, skor kita sudah meningkat dari 70,56 pada tahun 2024 menjadi 71,88 di tahun 2026. Mudah-mudahan ke depan posisinya bisa naik menjadi adaptif,” ungkap Wagub Dimyati.

​Ia menjelaskan, terdapat lima tingkatan dalam Indeks Integritas Pendidikan, yakni rentan, korektif, adaptif, kuat, dan tangguh. Saat ini, Provinsi Banten masih berada pada kategori korektif. Oleh karena itu, capaian tersebut diharapkan dapat terus dipacu hingga mencapai tingkat adaptif, bahkan kuat.

​”Ini yang perlu dipacu bersama-sama supaya meningkat ke level adaptif. Syukur-syukur bisa menjadi kuat,” tuturnya.

​Lebih lanjut, Wagub Dimyati menegaskan bahwa penguatan integritas pendidikan merupakan tanggung jawab lintas sektor. Peningkatan indeks tidak hanya dimaknai sebagai capaian angka, tetapi sebagai upaya nyata dalam membangun budaya berintegritas serta menekan potensi praktik korupsi.

​”Kita perkuat dan jaga bersama-sama indeks itu. Tujuannya untuk menghilangkan budaya korupsi, kolusi, serta sikap main-main, dan mengubahnya menjadi budaya kerja yang berintegritas,” tegasnya.

​Ia juga berharap budaya integritas dapat ditanamkan sejak dini untuk membentuk generasi yang mencintai bangsa dan negaranya. Upaya tersebut perlu diwujudkan mulai dari tahap perencanaan yang matang hingga kolaborasi berkelanjutan.

​Pemerintah Provinsi Banten juga mendorong penguatan kurikulum muatan lokal yang berfokus pada pendidikan karakter.

​”Melalui muatan lokal ini, kita ingin menjadikan anak-anak dan para guru berintegritas. Tujuannya agar lingkungan pendidikan menjadi wilayah yang bebas dari korupsi dan memiliki budaya kerja nyata yang baik. Tentunya, semua itu membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak,” jelas Wagub Dimyati.

​Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam sambutannya menekankan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari ruang kelas agar tindak pidana korupsi dapat ditekan di masa depan. Menurutnya, pembangunan karakter generasi muda harus menjadi perhatian utama.

​”Kalau ini sudah kita lakukan, mudah-mudahan bisa memperkuat budaya integritas, serta menjaga dan mewariskannya kepada generasi berikutnya,” ujar Setyo.

​Ia juga mengumumkan bahwa hasil SPI Pendidikan Nasional Tahun 2026 tercatat di angka 73,30 atau masuk dalam kategori adaptif. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di skor 69,50.
​”Kita bersyukur skornya sudah cukup tinggi dan berada pada posisi adaptif,” pungkasnya. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Wagub Dimyati Paparkan Strategi Pemprov Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri
Musim Hujan Mundur hingga Desember, Pemprov Banten Siagakan Modifikasi Cuaca
10 Tahun Tak Tersentuh, Warga Desa Kadubadak Angsana Swadaya Cor Jalan Kabupaten 100 Meter, Sisa 8 Kilometer Masih Rusak
Rias Pengantin Kini Lebih Mudah, Pengurus DPC Katalia Pandeglang Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan
Waka Polres Pandeglang Kompol Yudha Serahkan Piala Juara 1 Fun Football HUT PORWAN ke-5, Satlantas Juara 1 Kalahkan Sat Intelkam
Dua Proyek Revitalisasi SD Rp 1,9 Miliar di Cibitung Pandeglang Disorot, Dugaan Supplier Sama & Swakelola Dipertanyakan
Semarak HUT ke-5 PORWAN Pandeglang Gelar Nobar Final ASEAN Cup, Indonesia Juara Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
Strategi Pemprov Banten 2027: Tekan Kemiskinan lewat SDM Unggul dan Infrastruktur

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Dimyati Paparkan Strategi Pemprov Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Musim Hujan Mundur hingga Desember, Pemprov Banten Siagakan Modifikasi Cuaca

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:38 WIB

10 Tahun Tak Tersentuh, Warga Desa Kadubadak Angsana Swadaya Cor Jalan Kabupaten 100 Meter, Sisa 8 Kilometer Masih Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Rias Pengantin Kini Lebih Mudah, Pengurus DPC Katalia Pandeglang Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Waka Polres Pandeglang Kompol Yudha Serahkan Piala Juara 1 Fun Football HUT PORWAN ke-5, Satlantas Juara 1 Kalahkan Sat Intelkam

Berita Terbaru