10 Tahun Tak Tersentuh, Warga Desa Kadubadak Angsana Swadaya Cor Jalan Kabupaten 100 Meter, Sisa 8 Kilometer Masih Rusak

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang – Warga Desa Kadubadak Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang, Banten, melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya sepanjang 100 meter lebar 4 meter. Jalan yang diperbaiki menyambungkan Kecamatan Munjul dan Kecamatan Angsana, dan jalan tersebut masuk ruas jalan Kabupaten Jalan Raya Lebak – Kadubadak.

Pantauan GERBANGPATRIOT.COM di lokasi, Selasa (7/10/2026), puluhan warga bergotong royong melakukan pengecoran. Tampak molen mini, toren air orange, batu split, dan warga yang meratakan coran secara manual di bawah pohon sawit. Jalan tersebut berada di area tanjakan yang selama ini menjadi titik rawan kecelakaan.

Etin Supriatin selaku tokoh masyarakat dan penggerak swadaya menjelaskan, perbaikan jalan atas dasar kesadaran masyarakat, karena di sepanjang jalan khususnya di tanjakan, sering terjadi kecelakaan maka pihak desa bersama tokoh masyarakat melakukan musyawarah.

“Kami membangun jalan secara swadaya dan ini menjadi potret nyata dari dua sisi yang kontras, semangat gotong-royong masyarakat yang luar biasa, ini bukti nyata keterlibatan masyarakat dalam membangun Pandeglang. Jalan ini kurang lebih sudah 10 tahun tidak diperbaiki, kami tahu kondisi Pandeglang yang memang APBD nya kurang memadai, maka kami berinisiatif untuk gotong royong secara swadaya, karena membangun Pandeglang bukan tanggungjawab pemerintah saja tetapi tanggungjawab kita bersama, sekarang kita buktikan bahwa kami masyarakat Desa Kadubadak, siap membangun Pandeglang, kami berharap bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, untuk melanjutkan bantuan hasil swadaya kami,” ungkap Etin.

Etin menambahkan, dana swadaya tersebut dikumpulkan secara transparan dari iuran warga dan donatur dengan pembukuan tertulis.

“Hasilnya bahwa pihaknya melakukan iuran dan pengumpulan dana dari para donatur, terkumpul dengan anggaran 12 juta, dengan panjang yang diperbaiki 100 meter dengan lebar 4 meter. Kami swadaya itu tidak semerta hanya lisan tetap tulisan ada siapa yang menyumbang seratus ribu kami masukkan, sepuluh ribu kami masukkan, yang lima ratus kami masukkan, yang sejuta pun kami masukkan bahkan kami setiap menerima dana perlu tanda tangan yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Kadubadak Ucup Sukroni, membenarkan bahwa perbaikan jalan sepanjang 100 meter adalah hasil swadaya masyarakat. Pihak pemerintah desa ikut serta mengamini, karena statusnya jalan kabupaten tidak bisa dilakukan pembangunan oleh Dana Desa.

“Kami tidak ada niatan atau bermaksud untuk menyinggung pemerintah Pandeglang, tapi ini adalah bentuk tanggungjawab masyarakat, bahwa membangun daerah itu bukan pemerintah kabupaten saja, tetap tanggungjawab kita bersama, karena masyarakat juga tahu bagaimana kondisi Kabupaten Pandeglang saat ini, semoga kedepan kami berharap bisa dilanjutkan oleh dana dari pemerintah Kabupaten Pandeglang,” jelas Ucup.

Ucup menambahkan, pihaknya melakukan perbaikan jalan tersebut karena seringnya kecelakaan di tanjakan Jalan Raya Lebak – Kadubadak.

“Di tanjakan ini sering terjadi kecelakaan, banyak kendaraan tidak kuat naik di tanjakan ini dan sering terperosok kembali ke bawah, nah atas dasar ini masyarakat sepakat untuk memperbaiki jalan ini dengan swadaya, dengan panjang 100 meter, nanti sisanya bagian Pemkab Pandeglang. Ruas jalan Lebak – Kadubadak ini yang belum diperbaiki sekitar 8 kilometer, kami juga tetap berharap kedepan bisa dilanjutkan oleh Pemkab Pandeglang, harapan kami ada perhatian dari pemerintah pusat, karena jalan yang belum dibangun masih panjang sekitar 8 kilometer dan sudah 10 tahun belum tersentuh pembangunan,” tandasnya.

Dengan swadaya Rp12 juta ini, warga Desa Kadubadak membuktikan bahwa membangun Pandeglang bukan hanya tanggung jawab pemerintah.(dni)

Berita Terkait

Rias Pengantin Kini Lebih Mudah, Pengurus DPC Katalia Pandeglang Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan
Waka Polres Pandeglang Kompol Yudha Serahkan Piala Juara 1 Fun Football HUT PORWAN ke-5, Satlantas Juara 1 Kalahkan Sat Intelkam
Indeks Integritas Pendidikan Banten 2026 Naik, Wagub Dimyati Targetkan Capai Level Adaptif
Dua Proyek Revitalisasi SD Rp 1,9 Miliar di Cibitung Pandeglang Disorot, Dugaan Supplier Sama & Swakelola Dipertanyakan
Semarak HUT ke-5 PORWAN Pandeglang Gelar Nobar Final ASEAN Cup, Indonesia Juara Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
Strategi Pemprov Banten 2027: Tekan Kemiskinan lewat SDM Unggul dan Infrastruktur
Sukaresmi AgriFest 2026, Bupati Dewi Setiani Dorong Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Ketua DPRD Pandeglang dari Fraksi Golkar H. Tb. Agus Khotibul Umam Ucapkan Selamat HUT ke-26 Banten

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:38 WIB

10 Tahun Tak Tersentuh, Warga Desa Kadubadak Angsana Swadaya Cor Jalan Kabupaten 100 Meter, Sisa 8 Kilometer Masih Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Rias Pengantin Kini Lebih Mudah, Pengurus DPC Katalia Pandeglang Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Waka Polres Pandeglang Kompol Yudha Serahkan Piala Juara 1 Fun Football HUT PORWAN ke-5, Satlantas Juara 1 Kalahkan Sat Intelkam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Indeks Integritas Pendidikan Banten 2026 Naik, Wagub Dimyati Targetkan Capai Level Adaptif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Dua Proyek Revitalisasi SD Rp 1,9 Miliar di Cibitung Pandeglang Disorot, Dugaan Supplier Sama & Swakelola Dipertanyakan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:36 WIB