Bapenda Kota Bekasi Optimalkan Sektor Pajak Menuju Peningkatkan PAD

GERBANGPATRIOT.COM – Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya meningkatkan perolehan target PAD (Pendapatan Asli Daerah) agar tidak meleset dari sasaran.

Beberapa upaya strategis guna menggenjot perolehaan PAD yang bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan), Pajak Restoran, Pajak hiburan hingga Retribusi dan lainya, terus dimaksimalkan.

Sekretaris Bapenda Kota Bekasi, Diana Damayanti mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah dengan mengintensifkan pajak dengan cara melakukan pengecekan terhadap wajib pajak ke lapangan.

Menurut  Diana hal tersebut dilakukan untuk pendataan potensi wajib pajak baru jika belum terjadi peserta wajib pajak dan membuka chennel baru untuk pembayaran pajak dengan sistem online dan memaksimalkan pelayanan online yang sudah berlangsung selama ini.

“Layanan online tersebut yaitu,  via teller Bank BJB, ATM BJB, Bank BTN, Bank BRI dan Bank BNI, Kantor Pos, Indomaret hingga Toko Pedia,” ujarnya.

“Bahkan yang terbaru, pihak Bapenda juga tengah menggagas kerjasama kemitraan pelayanan wajib pajak dengan media layanan Buka Lapak, OVO, Traveloka, dan GO PAY. Diharapkan dengan upaya yang sudah dan terus akan dilakukan tersebut maka para wajib pajak dapat melakuan pembayaran pajak maupun retribusi dengan lebih mudah dan tepat waktu,” imbuhnya.

Terpisah, Elia Ray Miraj GAP, Kasubid Pendataan dan Penilaian Pajak Daerah pada Bidang Pendapatan Daerah Bapenda Kota Bekasi menjelaskan, pihaknya melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat langsung  maupun melalui media massa agar masyarakat semakin tahu dan mengerti bagaimana caranya, dimana saja boleh membayarnya, keluhan apa saja yang perlu dibantu agar masyarakat lebih peduli dan taat bayar pajak.

“Upaya ini jelas untuk menggenjot target PAD yang sudah ditentukan, sebut saja misalnya dari target PBB, untuk tahun ini ditargetkan pendapatan sebesar Rp. 599 miliar lebih, dan realisasinya hingga tanggal  4 juli kemarin kita sudah mampu meraih angka Rp 161 miliar lebih atau sekitar 27%. Kemudian untuk target BPHTB, ditargetkan  sebesar Rp. 440 Miliar dan sudah terealisasi sebesar Rp. 200 miliar lebih atau sekitar 45,5%,” terangnya.

“Demikian pula untuk target pajak Restoran, dipatok sebesar Rp.  345 miliar dan hingga pertanggal 4 juli sudah terealisasi perolehan sebesar Rp. 160 miliar atau sekitar 47% dan target untuk pajak hiburan ditetapkan sebesar Rp. 63 miliar dan pertanggal 4 juli juga sudah terealisasi sebesar Rp. 23,4 miliar atau  37% lebih,” tutupnya. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *